Surya/

Berita Surabaya

Lagi, Bekas TPA Keputih 'Disulap' Jadi Taman Kreatif, Seperti Ini Penampakannya

Sesain taman yang artistik menjadikannya taman yang paling mahal dibandingkan taman-taman yang ada di Surabaya.

Lagi, Bekas TPA Keputih 'Disulap' Jadi Taman Kreatif, Seperti Ini Penampakannya
surya/fatimatuz zahroh
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini didampingi tim dari UCLG Aspac meninjau desain taman ruang publik kreatif usai melakukan ground breaking di kawasan gedung insinerator eks TPA Keputih, Jumat (11/8/3017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Akhir tahun 2017, warga Surabaya akan memiliki taman baru.
Meneruskan program pemanfaatkan lahan eks TPA Keputih, taman kreatif akan dibangun di lokasi bekas kawasan gedung insinerator.

Pagi ini, Jumat (11/8/2017), proses ground breaking pembangunan taman yang diberi nama Ruang Publik Kreatif itu dilakukan oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama Sekjend United Cities and Local Goberment Asia Pacifif (UCLG Aspac)

Taman ini digadang akan berbeda dibandingkan taman-taman yang lain.

Dengan menonjolkan desain taman yang artistik, akan menjadikannya taman paling mahal dibandingkan taman-taman yang ada di Surabaya.

"Yang mendesain gabungan, ada perguruan tinggi, UCLG, arsitek juga. Desainnya lebih atraktif, lalu gedung insinerator yang ada di sini nggak akan kita bongkar tapi akan kita manfaatkan," ucap Risma usai melakukan peletakan batu pertama.

Dari total 55 hektar lahan eks TPA Keputih, sebesar 4 hektar yang akan dimanfaatkan untuk taman dan ruang publik kreatif ini.

Berdasarkan desain, lahan seluas 4 hektar itu akan diberikan sejumlah fasilitas publik dalam taman.

Akan ada amphitheatre, lapangan tenis, lapangan basket, taman bermain air atau water playground, food court dan elevated plaza, dan plaza terbuka.

Sedangkan untuk gedung insinerator akan digunakan untuk gedung kreatif multi fungsi. Dari tempat bermain indoor sampai ruang meeting.

Desain taman ruang publik kreatif di kawasan gedung insinerator eks TPA Keputih, Jumat (11/8/3017).
Desain taman ruang publik kreatif di kawasan gedung insinerator eks TPA Keputih, Jumat (11/8/3017). (surya/fatimatuz zahroh)

Menurut Risma, di gedung itu juga akan jadi tempat belajar anak-anak Surabaya tentang sejarah TPA Keputih. Termasuk gedung insinerator tersebut.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help