Surya/

Dua Hari Pesta Miras, Tiga Orang di Tulungagung Tewas Bergantian

Hampir dua hari, beberapa orang di Tulungagung ini menggelar pesta miras. Ironisnya, tak lama setelah itu mereka tewas bergantian.

Dua Hari Pesta Miras, Tiga Orang di Tulungagung Tewas Bergantian
surabaya.tribunnews.com/David Yohanes
Kafe Bengawan yang menjadi arena pesta miras di Tulungagung yang akhirnya berujung maut. 

Namun keesokan harinya Pipi meninggal dunia. Sedangkan Supriyadi masih bisa beraktivitas di rumahnya di Kecamatan Pakel, meski kondisinya lemah. Menurut keterangan keluarga, kesadarannya seperti hilang dan sulit tidur.

Supriyadi meninggal pada Kamis (10/8) dan dimakamkan di Desa Bulusari, tempat kelehirannya. Sementara Opi dan Anis belum diketahui kondisinya. Cafe Bengawan tutup sejak kejadian tersebut.

"Yang punya namanya Temi. Saya juga geram, sejak kejadian itu dia seperti menghilang," ucap Kepala Desa Bulusari, Pramudianto.

Pramu menegaskan, pihaknya akan menutup Cafe Bengawan. Selain itu, pihaknya juga berharap kasus ini diusut tuntas.

"Sayangnya waktu itu keluarga korban menyatakan menolak otopsi. Jadi mungkin cukup sulit membawa ke proses hukum," ucapnya.

Menurut informasi dari keluarga, istri Supriyadi bekerja di luar negeri. Sebelum kejadian, Supriyadi baru panen ikan dan menerima pembayaran.

Sedangkan warga di sekitar Cafe Bengawan menyebut, Supriyadi kerap menggelar pesta. Biasanya semua pemandu lagu disewa untuk menemaninya. Supriyadi kerap mengamuk di warung tersebut, hingga merusak sound maupun memecahkan gelas-gelas. 

Penulis: David Yohanes
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help