Surya/

Berita Surabaya

Tutup Pintu Perlintasan SMKN 3 Surabaya, Daop 8 Koordinasi dengan Korem Bhaskara Jaya

“Ditutup itu pasti, cuma tidak permanen seperti lainnya. Nanti akan digembok nah, siapa pemegang gembok ini yang masih kami bahas.”

Tutup Pintu Perlintasan SMKN 3 Surabaya, Daop 8 Koordinasi dengan Korem Bhaskara Jaya
surya/habibur rohman
Ilustrasi perlintasan kereta api 

SURYA.co.id | SURABAYA - PT KAI Daop 8 Surabaya bakal menutup seluruh lima pintu perlintasan kereta api yang dianggap rawan menimbulkan kecelakaan lalu lintas.
Dari ke-lima pintu tersebut, tinggal satu yang masih belum tuntas yaitu di dekat SMK Negeri 3 Surabaya.

Menurut Dadan Rudiansyah, Executive Vice President PT KAI Daop 8 Surabaya, selama ini pihaknya bekerja sama dengan Dinas Perhubungan untuk menutup pintu perlintasan KA.

“Pintu perlintasan lainnya ada di titik 21, 23, 23A, dan 24,” ungkapnya, Rabu (9/8/2017).

Khusus perlintasan di dekat SMKN 3 Surabaya, lanjut Dadan, pihaknya perlu pula mengajak bicara pihak Korem 084/Bhaskara Jaya.

Sebab keberadaan pintu perlintasan KA itu sangat diperlukan oleh jajaran Korem 084/Bhaskara Jaya.

Ditemui di tengah acara penandatangan kerjasama dengan Restoran D'Kampoeng, Dadan menambahkan,“Perlintasan itu diperlukan untuk akses mengangkut pasukan. Perlintasan itu dianggap penting karena satu-satunya akses yang masih ada.”

Saat ini, menurut Dadan, masih dibahas siapa yang bertanggung jawab untuk memegang kunci jika nanti pintu perlintasan itu jadi ditutup.

“Ditutup itu pasti, cuma tidak permanen seperti lainnya. Nanti akan digembok nah, siapa pemegang gembok ini yang masih kami bahas,” tuturnya.

Diakui Dadan, kemungkinan kunci gembok akan diserahkan kepada pihak Korem 084/Bhaskara Jaya.
“Jadi mereka bisa membuka setiap saat jika diperlukan untuk keperluan mereka,” tegasnya.

Penulis: Achmad Pramudito
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help