Berita Arema

Polisi Izinkan HUT Singo Edan Gelar Napak Tilas asal Persyaratan ini Tak Dilanggar

"Syarat yang diberikan oleh pihak kepolisian antara lain adalah napak tilas harus dibatasi waktunya."

Polisi Izinkan HUT Singo Edan Gelar Napak Tilas asal Persyaratan ini Tak Dilanggar
surya/hayu yudha prabowo
Ilustrasi, ribuan Aremania menggelar konvoi keliling kota merayakan HUT Arema ke-28 saat melintas di Jalan Tugu, Kota Malang. 

SURYA.co.id | MALANG - Napak tilas akan menjadi satu bagian dari rangkaian acara HUT Arema FC ke 30. Manajemen tim Singo Edan tetap menggelar acara tersebut meskipun sebelumnya sempat mengatakan bahwa tak ada konvoi untuk HUT kali ini.

Kegiatan napak tilas tersebut akan dilaksanakan pada Jumat (11/8/2017) sesudah salat Jumat. Start dan juga finis di depan Stasiun Kota Baru, Malang.

Hal itu dikonfirmasi langsung oleh Media Officer Arema FC Sudarmaji. Ia menyebutkan bahwa napak tilas ini sebenarnya bukan tidak ada tetapi hanya dipending. Sebab, memang manajemen dalam rencana awal mengimbau untuk tidak melakukan konvoi.

"Sebenarnya untuk napak tilas ini bukan tidak ada, tetapi hanya dipending waktunya sebab pada saat diskusi dengan pihak kepolisian dan juga Aremania yang pertama. Tetapi diskusi terus berkembang sehingga akhirnya diputuskan bahwa napak tilas dipilih sebagai pengganti konvoi," bebernya Rabu (9/8/2017).

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa keputusan untuk tetap mengadakan napak tilas itu adalah karena permintaan dari Aremania. Sebab, tradisi pada momen ulang tahun pada tahun-tahun sebelumnya adalah dengan menggelar napak tilas.

"Akhirnya kami menyerahkan keputusan kepada pihak kepolisian. Jika memang mereka bisa memberikan bantuan pengamanan selama napak tilas, kami dari manajemen akan mengikuti dan juga mendukung acara tersebut agar berjalan lancar," tambahnya.

Sementara itu, Sudarmaji menambahkan bahwa pihak kepolisian memberikan izin dan rekomendasi terkait rencana kegiatan napak tilas tersebut. Tetapi pihak kepolisian memberikan izin dengan beberapa catatan yang harus dipenuhi oleh Aremania.

"Syarat yang diberikan oleh pihak kepolisian antara lain adalah napak tilas harus dibatasi waktunya. Selain itu juga para peserta napak tilas harus menaati safety riding dan juga aturan lalu lintas, tidak boleh bonceng tiga dan juga tidak boleh membawa tongkat yang bisa membahayakan," serunya.

Jika nantinya ditemukan ada yang tidak mengikuti aturan yang sudah ditetapkan saat napak tilas, maka akan dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu. Sebab, napak tilas tersebut bukan untuk membahayakan pengguna jalan lain, tetapi untuk menapaki perjuangan Arema FC dalam meraih berbagai gelar juara.

"Kalau nanti ada Aremania yang mungkin membawa tongkat saat napak tilas, maka untuk sementara waktu akan diamankan. Akan tetapi sesudah napak tilas, akan dikembalikan kepada pemiliknya. Nantinya beberapa piala juga akan diarak keliling saat napak tilas," tandasnya.

Penulis: Alfi Syahri Ramadan
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved