Surya/

Berita Surabaya

Jambret Ini Akui Perbuatannya Setelah Kejahatannya yang Lebih Kejam Terbongkar, Apa Itu?

Jambret ini akui perbuatannya setelah aksi kejahatannya yang lebih kejam terbongkar. Apa itu?

Jambret Ini Akui Perbuatannya Setelah Kejahatannya yang Lebih Kejam Terbongkar, Apa Itu?
surya/fatkhul alamy
Dua tersangka WBS dan SF (tengah) diamankan tim Anti Bandit Polsek Lakarsantri Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Tim anti bandit Polsek Lakarsantri Surabaya menggulung SF (38) dan WBS (32).

Kedua warga asal Sidorukun dan Bangunsari Surabaya ini diringkus lantaran kasus penjambretan.

Mereka berdua ditangkap di tempat berbeda. SF digulung di Simo Kwagean dan WBS dibekuk di Simo Tambaan Surabaya.

Kasus penjambretan ini terungkap, berawal dari penangkapan WBS yang terlibat pembacokan.

Saat penyidik melakukan pemeriksaan, WBS mengaku pernah beraksi menjembret dengan korban seorang wanita di pasar Asem Jl Raya Banyu Urip Surabaya.

“Tersangka menjambret gelang emas milik korban, Rakiyani asal jalan Simo Kwagean, Surabaya," kata AKP Haryoko W, Kanit Reskrim Polsek Lakarsantri Surabaya, Rabu (9/9/2017)

Peristiwa itu, kata Haryoko, terjadi pada, 3 Agustus 2017. Saat itu, korban habis berbelanja dari pasar dengan mengendarai sepeda motor.

Saat korban berhenti dan hendak menyeberang, tiba-tiba dipepet dua pelaku yang mengendarai sepeda motor.

Selanjutnya, pelaku menjambret gelang emas yang dipakai korban dengan cara menarik paksa.

“Akibat kejadian ini, korban mengalami luka pada pergelangan tangan kiri. Kami sedang mengembangkan terus kasus ini," terang Haryoko.

Penyidik bakal menjerat tersangka WBS dengan pasal berlapis, karena dia juga melakukan pembacokan kepada tetangganya.

"Hasil menjambret saya bagi dia dengan teman (SF), uangnya dipakai untuk makan dan kebutuhan lain," aku WBS.

Dari dua pelaku ini, polisi menyita barang bukti berupa, satu gelang emas rantai seberat 5 gram dan surat pembeliannya, dan sepeda motor Yamaha Vega ZR Nopol L 6358 SM.

Penulis: Fatkhul Alami
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help