Surya/

Profil

Happy Asmara: Antara Guru dan Penyanyi

“Saya suka nyanyi sejak kecil. Tapi baru dua tahun ini rutin bawain lagu dangdut,” kata Happy.

Happy Asmara: Antara Guru dan Penyanyi
surya/ahmad pramudito
Happy Asmara 

SURYA.co.id | SURABAYA - Siapa bilang pamor musik dangdut surut? Buktinya Happy Rismanda Hendranata justru nekat meninggalkan panggung musik pop dan berani ambil risiko menggeluti musik dangdut.

Untuk menandai eksistensinya di genre music dangdut, artis asal Kediri merilis single Tewas Tertimbun Masa Lalu.

“Saya suka nyanyi sejak kecil. Tapi baru dua tahun ini rutin bawain lagu dangdut,” kata Happy.

Ternyata kehadiran penyanyi yang di panggung lebih dikenal dengan nama Happy Asmara ini mendapat sambutan hangat. Terbukti di setiap pementasan yang menampilkan dirinya, selalu hadir puluhan fans yang menamai diri Pas Hati, yaitu kepanjangan dari Pasukan Happy Asmara Sejati.

“Saya memang sering kopdar (kopi darat) dengan para penggemar sehingga tak ada jarak antara saya dan mereka,” ungkap gadis kelahiran 10 Juli 1999 ini.

Selain pertemuan langsung, interaksi Happy dengan penggemarnya juga dilakukan lewat media sosial.
“Kalau yang jauh kan sulit datang pas saya tampil offair. Jadi kami menjalin komunikasi melalui medsos, saya manfaatkan Facebook untuk komunikasi dengan mereka,” paparnya.

Mengenai single Tewas Tertimbun Masa Lalu yang diproduksi oleh TA Pro ini, Happy menyatakan iramanya kolaborasi antara dangdut dan hip hop. Alasannya, dia juga ingin menjaring pasar penggemar yang lebih luas.

“Saya sesuaikan umur juga. Karena anak muda kan banyak pula yang suka hip hop,” tegasnya.

Lewat genre musik yang disajikan itu, menurut Happy, dirinya juga ingin memberi edukasi sekaligus menginspirasi penikmat musik.

“Lagu ini diharapkan bisa menginspirasi penikmat musik dan juga musisi bahwa berbagai jenis musik jika dipadukan tetap terasa enak dan menarik,” urainya.

Meski menikmati dunianya sebagai penyanyi dangdut, Happy sadar tak bisa selamanya menggantungkan hidup dari musik. Tak heran bila Happy juga mengambil pendidikan di Universitas Terbuka Jurusan PGSD.

“Saya ingin jadi guru,” tutur sulung dari tiga bersaudara ini.

Karena tekad itu pula, sejak menggeluti dunia musik dangdut, dia tak ingin tampil seronok seperti yang dikesankan oleh banyak penyanyi dangdut selama ini.

“Artis dangdut kan tak selalu seronok dan norak. Penyanyi dangdut bisa juga kok tampil elegan dan anggun,” imbuhnya.

Penulis: Achmad Pramudito
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help