Surya/

Berita Banyuwangi

Bupati Anas Ajak Pelajar Ziarah Kebangsaan ke Makam Bung Karno, Hasyim‎ Ashari, dan Gus Dur

Anas meyakini, Ziarah Kebangsaan menjadi salah satu cara efektif untuk menanamkan rasa kebangsaan.

Bupati Anas Ajak Pelajar Ziarah Kebangsaan ke Makam Bung Karno, Hasyim‎ Ashari, dan Gus Dur
surya/haorrahman
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Pemkab Banyuwangi mengajak para pelajar mengikuti program "Ziarah Kebangsaan" ke makam para tokoh besar, yaitu proklamator dan Presiden pertama Ir Sukarno, pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Asyari, KH Wahid Hasyim, dan Presiden keempat KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

"Ini sebagai upaya menanamkan rasa kebangsaan. Rasanya sudah lama anak-anak muda kami tak diajak untuk menumbuhkan rasa kebangsaan dengan aktivitas selain upacara atau seminar saja. Program ini akan kami atur dalam beberapa angkatan. Angkatan pertama 50 pelajar berangkat dalam bulan ini," ujar Anas, Senin (7/8/2017).

Anas meyakini, Ziarah Kebangsaan menjadi salah satu cara efektif untuk menanamkan rasa kebangsaan.

"Sepanjang perjalanan disiapkan bahan bacaan kebangsaan. Kami tumbuhkan rasa gotong-royong melalui aktivitas bersama. Kami tanamkan ini sesuai pendekatan anak muda, bungkusnya traveling tapi isinya kebangsaan," ujarnya.

Menurut Anas, rasa kebangsaan ini relevan ditanamkan dalam situasi apapun, tidak hanya saat ada ancaman paham terorisme.

Anas menambahkan, para pelajar diharapkan bisa menyerap keteladanan dari para tokoh yang diziarahi makamnya. Pemikiran dan kiprah para tokoh besar itu telah memberi bukti besarnya rasa kebangsaan tanpa mempertentangkan antara menjadi agamis dan menjadi nasionalis.

Bung Karno misalnya selama ini kerap disebut sebagai tokoh nasionalis, sejatinya mendasarkan nasionalismenya pada aspek religius.

"Bung Karno itu Presiden pertama yang mengutip ayat Quran saat berbicara di PBB, disaksikan seluruh dunia. Bung Karno juga meminta fatwa keagamaan dari Mbah Hasyim soal nasionalisme di era penjajahan," ujar Anas.

Sedangkan KH Hasyim Asyari adalah pemimpin Islam yang mengajarkan pentingnya komitmen kebangsaan.

"Mbah Hasyim menegaskan bahwa cinta Tanah Air sebagian dari iman," ujar Anas.

Halaman
12
Penulis: Haorrahman
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help