Surya/

Berita Olahraga

Tim Pemandu Bakat Djarum Belum Melihat Potensi yang Menonjol di Surabaya

Sampai sekarang di Surabaya ini saya belum melihat sesuatu yang istimewa, dan sejauh ini masih datar-datar saja.

Tim Pemandu Bakat Djarum Belum Melihat Potensi yang Menonjol di Surabaya
surya/dya ayu
Peserta Audisi Umum Djarum saat menjalani tahap screening di GOR Sudirman Surabaya, Sabtu (5/8/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Hingga memasuki tahapan screening Audisi Umum Djarum 2017 di GOR Sudirman Surabaya, tim pemandu bakat Djarum mengaku masih belum mendapatkan bakat yang menonjol.

Hal ini disampaikan Fung Permadi juru bicara tim pemandu bakat Audisi Umum Djarum 2017.

Pihaknya menuturkan dari ratusan peserta yang datang dari puluhan kota/kabupaten di Indonesia, yakni yang terjauh dari Aceh dan Nusa Tenggara Barat itu, belum memperlihatkan kemampuan yang berkesan.

"Sampai sekarang di Surabaya ini saya belum melihat sesuatu yang istimewa, dan sejauh ini masih datar-datar saja. Tapi tidak tahu ya kalau nanti sudah masuk tahap pertandingan," kata Fung Permadi, Sabtu (5/8/2017).

Pihaknya menjelaskan, hal ini terjadi karena persaingan pencarian bibit atlet bulutangkis sudah lebih dahulu diambil dan masuk klub bulutangkis lain.

Seperti klub Jayaraya yang dinilai memiliki bibit unggul bulutangkis.

"Ini karena pengaruh persaingan antar klub yang melakukan rekrutmen ke daerah-daerah dan kita cuma dapat sisanya," ujarnya.

Bahkan Fung menilai, hasil awal yang dilihat di Surabaya, tak lebih baik dari daerah-daerah tempat audisi sebelum-sebelumnya.

Di antaranya Pekanbaru, Banjarmasin, Manado, Cirebon dan Solo.

"Persaingan rekrutmen di Pulau Jawa antar klub ketat. Saya lihat mutu di luar Jawa justru lebih baik. Saya lihat di Pekanbaru kemarin lebih baik karena klub lain merambah kesana," jelanya.

Pihaknya berharap, para peserta dapat menampilkan seluruh kemampuannya agar bakat dan kelihaian mereka dapat terlihat oleh tim seleksi dan pemandu bakat dari Djarum.

Penulis: Dya Ayu
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help