Road to Election

Muncul Dukungan Untuk Duetkan Gus Ipul dengan Kusnadi

Gerakan Rakyat Jawa Timur berharap DPP PDIP merekomendasikan Gus Ipul untuk diduetkan dengan Kusnadi pada pemilihan Kepala Daerah jatim 2018 nanti.

Muncul Dukungan Untuk Duetkan Gus Ipul dengan Kusnadi
surabaya.tribunnews.com/Bobby Constantine Koloway
Bakal calon gubernur Jatim, Saifullah Yusuf (kanan) dan bakal calon wakil gubernur Jatim, Kusnadi (kiri), saat bersama ketua GRJ, Mat Mochtar, di Posko Gotong Royong Surabaya, Kamis (3/8/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Gelombang dukungan pencalonan Saifullah Yusuf kembali muncul. Kini giliran Gerakan Rakyat Jawa Timur yang berharap Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk merekomendasikan Gus Ipul, sapaan Saifullah Yusuf, untuk diduetkan dengan Kusnadi pada pemilihan Kepala Daerah Jatim 2018 mendatang.

Hal ini diutarakan oleh Koordinator GRJ Mat Mochtar di sela pemberian santunan di Posko Gotong Royong Surabaya, Kamis (3/8/2017).

"Kami sangat berharap ketua umum Megawati Soekarnoputri merekomendasi Gus Ipul-Kusnadi sebagai calon gubernur dan wakil gubernur mendatang," ujarnya.

Ada beberapa alasan Mochtar mendukung pencalonan Gus Ipul. Di antaranya, kepemimpinan Gus Ipul selama menjadi Wakil Gubernur Jatim hampir 10 tahun menunjukkan sikap negarawan dan terbukti mampu mendampingi Gubernur Jatim, Soekarwo, sehingga menjadikan Jatim sebagai provinsi yang maju di segala sektor.

Selain itu, pria asal Madura tersebut juga menilai Gus Ipul memiliki kedekatan historis dengan PDIP. Selain pernah mewakili PDIP di DPR RI, Wakil Ketua PBNU ini juga menjadi salah seorang sosok yang sukses mengantar ditetapkannya 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila, yang mana sesuai dengan cita-cita partai berlambang kepala banteng ini.

"Siapa yang tidak kenal Gus Ipul? Siapa juga yang meragukannya? Selama ini kinerjanya sangat terlihat karena tidak hanya fokus ke pemerintahan, tapi juga ke santri maupun kiai," ucap orang yang dikenal dekat dengan Megawati Soekarnoputri tersebut.

Sosok tersebut, menurutnya, sangat pas apabila disandingkan dengan figur Ketua DPD PDIP Jatim, Kusnadi.

"Pak Kusnadi teman sesama aktivis di PDIP. Insya Allah berdua mereka menang pilgub," puji Mochtar.

Tak hanya berkomentar soal sosok Gus Ipul, Mochtar juga menyarankan kepada Menteri Sosial RI, Khofifah Indar Parawansa agar tidak maju di Pilkada Jatim. Sebab, kinerjanya yang berhasil selama menjabat menteri, seharusnya tak lantas ditinggal begitu saja.

"Kinerja Bu Khofifah sudah sangat bagus sebagai menteri. Sayang kalau harus turun ke Gubernur," katanya.

Sementara itu, Gus Ipul yang pada kesempatan tersebut turut hadir mengaku berterima kasih atas dukungannya dan merupakan bentuk kreativitas dari pihak-pihak yang memiliki harapan sama.

"Saya berterima kasih sekali dan bangga atas dukungan ini. Tapi saya menghormati apa yang menjadi prosedur dan mekanisme internal partai," kata Wakil Gubernur Jatim tersebut.

Kedatangan di posko gotong royong, kata dia, sebagai bentuk menghormati undangan Ketua DPD PDIP Jatim Kusnadi dalam rangka bakti sosial dan pemberian santunan kepada ratusan warga kurang mampu.

"Selama ini saya hanya mendengar kedermawanan beliau, dan baru hari ini bisa bersilaturahim. Semoga Allah meridhoi, memberi rejeki dan kesehatan kepada Mat Mochtar, serta seluruh warga," pungkasnya. 

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved