Surya/

Berita Bangkalan Madura

Geger Foto Gadis Pamer Bra dan Payudara, Mahasiswa Bangkalan Bergerak dan Menuntut ini

Beredarnya foto-foto gadis yang sengaja memamerkan bra alias BH dan payudaranya di media sosial facebook membuat geger elemen masyarakat Bangkalan.

Geger Foto Gadis Pamer Bra dan Payudara, Mahasiswa Bangkalan Bergerak dan Menuntut ini
FACEBOOK
Bangkalan heboh postingan cewek buka payudara di Sosmed 

SURYA.co.id I BANGKALAN - Beredarnya foto-foto gadis yang sengaja memamerkan bra alias BH dan payudaranya di media sosial facebook membuat geger elemen masyarakat Bangkalan.

Rabu (2/8/2017), sebanyak 10 mahasiswa yang tergabung dalam Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Sekolah Tinggi Ilmu Keguruan dan Pendidikan (STKIP) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Bangkalan mendatangi kantor Satpol PP Bangkalan.

Mereka mendesak Satpol PP setempat memberlakukan jam malam.

Mereka diterima langsung oleh Kepala Satpol PP Bangkalan Moh Rufai beserta pejabat lainnya.

"Tolong Satpol PP lebih meningkatkan kontrol dengan memberlakukan jam malam. Artinya, kegiatan patroli mulai pukul 9 malam ke atas," ungkap Ketua PMII Komisariat STKIP PGRI Baijuri Alwi.

Menurut Baijuri, tanggung jawab moral bukanlah menjadi tugas personal. Melainkan tanggung jawab bersama antara pemkab, aparat, dan masyarakat.

"Kami mengkaji bahwa postingan foto seperti yang telah beredar tak sesuai dengan Kota Bangkalan yang disebut dengan Kota Dzikir dan Bersalawat," jelasnya.

Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Sekolah Tinggi Ilmu Keguruan dan Pendidikan (STKIP)  Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Bangkalan menggelar audensi di Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bangkalan, Rabu (2/8/2017)
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Sekolah Tinggi Ilmu Keguruan dan Pendidikan (STKIP) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Bangkalan menggelar audensi di Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bangkalan, Rabu (2/8/2017) (SURYA/AHMAD FAISAOL)

Hal senada diungkapkan koordinator audensi Suhaibin Sofa. Menurutnya, kejadian tersebut akibat dari minimnya kontrol dari aparat Satpol PP Bangkalan dalam melakukan penertiban.

"Sehingga para pemuda-pemudi yang seharusnya berada di tempat rekreasi keluarga (Taman Paseban) berperilaku leluasa. Di situlah kemerosotan moral Kota Bangkalan. Itu menjadi cambuk bagi semua," tegas Suhaibin.

Selain mendesak Satpol PP Bangkalan memberlakukan jam malam, mahasiswa juga mendesak peningkatan sistem kontrol, menggelar razia rutin di Taman Paseban, dan menertibkan terhadap semua kegiatan yang tidak sesuai dengan norma agama.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help