Surya/

Berita Gresik

Kakak dan Adik Balita 2 Tahun yang Tewas dalam Kebakaran di Gresik Berhasil Diselamatkan

Keduanya berhasil diselamatkan dari dalam kamar, sedangkan Amanda terjebak dalam kamar karena terlelap tidur.

Kakak dan Adik Balita 2 Tahun yang Tewas dalam Kebakaran di Gresik Berhasil Diselamatkan
surya/sugiyono
Elpiji yang terbakar di rumah Subandi, korban kebakaran di Desa Wates Tanjung, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, Selasa (1/8/2017) malam. Kebakaran itu menewaskan anaknya yang baru berusia dua tahun. 

SURYA.co.id | GRESIK - Dua saudara Nada Amanda Prabandi selamat ketika kobaran api meludeskan rumah orangtuanya di Dusun Wates, RT 02 RW 01, Desa Wates Tanjung, Kecamatan Wringinanom, Selasa (1/8/2017) malam

Keduanya berhasil diselamatkan dari dalam kamar, sedangkan Amanda terjebak dalam kamar karena terlelap tidur.

Kedua saudara Amanda yaitu Najuwa Prabandi (3) dan Niko Prabandi (8 bulan).

Baca: Ibu Ini Memasak Sayur saat Balita Mungilnya Terlelap di Kamar, Lalu Kejadian Tragis Ini Dialaminya

Sedangkan Nada Amanda Prabandi (2) tewas terbakar akibat orang tuanya lupa mematikan kompor elpiji ketika memasak sayur.

Balita berusia dua tahun yang menjadi korban kebakaran di Desa Wates Tanjung, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, Selasa (1/8/2017) malam.
Balita berusia dua tahun yang menjadi korban kebakaran di Desa Wates Tanjung, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, Selasa (1/8/2017) malam. (surya/sugiyono)

Peristiwa tragis itu terjadi ketika ayah tiga bocah tersebut, Subandi (39), sedang keluar rumah untuk belanja.

Sementara, istrinya Dwi Ika Pratiwi sedang memasak dan ditinggal menidurkan anak-anaknya. Ternyata ia tertidur lelap.

Akhirnya, kompor yang terlanjur menyala langsung membakar barang-barang di sekitarnya dan meluas ke seluruh rumah yang hanya berukuran 6X20 meter.

"Mungkin orang tua dalam kondisi panik dan kaget, soalnya dalam kondisi tidur. Yang tertolong hanya dua anak," kata Kapolsek Wringinanom AKP Rudy Hartono, Rabu (2/8/2017).

Warga dibantu anggota Koramil dan Polsek membersihkan puing-puing rumah Subandi yang ludes terbakar, Selasa (1/8/2017) malam.
Warga dibantu anggota Koramil dan Polsek membersihkan puing-puing rumah Subandi yang ludes terbakar, Selasa (1/8/2017) malam. (surya/sugiyono)

Dari musibah kebakaran itu, semua barang-barang berharga milik Subandi ludes terbakar, termasuk data dan dokumen pribadi ikut terbakar.

"Dugaan awal dan sementara dari kompor yang lupa tidak dimatikan," imbuhnya.

Sementara, setelah pemakaman anaknya, Subandi tinggal di rumah saudaranya.

Penulis: Sugiyono
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help