Kejahatan Dimas Kanjeng

Jelang Pembacaan Vonis Dimas Kanjeng Taat Pribadi, Para Pengikutnya Tetap Setia 'Menemani'

Para pengikut Dimas Kanjeng Taat Pribadi sebagian masih di luar menunggu diizinkan masuk ke dalam persidangan.

Jelang Pembacaan Vonis Dimas Kanjeng Taat Pribadi, Para Pengikutnya Tetap Setia 'Menemani'
surya/galih lintartika
Pengikut setia Dimas Kanjeng Taat Pribadi ikut hadir di sidang yang digelar di PN Kraksaan Probolinggo, Selasa (1/8/2017). 

SURYA.co.id | PROBOLINGGO - Polres Probolinggo menyiapkan 200 personel untuk mengamankan jalannya sidang lanjutan kasus pembunuhan dengan terdakwa Dimas Kanjeng Taat Pribadi di PN Kraksaan, Selasa (1/8/2017) siang.

Dimas Kanjeng Taat Pribadi didakwa membunuh dua pengikutnya di padepokan miliknya di Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, Ismail Hidayah dan Abdul Gani.

Rencananya, Taat Pribadi sebagai pimpinan sekaligus guru besar padepokan ini akan menjalani sidang dengan agenda putusan siang ini.

Sejak pagi, petugas gabungan dari Polres Probolinggo, dan Brimob sudah berjaga di areal Pengadilan Negeri (PN) Kraksaan.

Penjagaan super ketat di PN Kraksaan Probolinggo jelang sidang lanjutan kasus pembunuhan dengan terdakwa Dimas Kanjeng Taat Pribadi, Selasa (1/8/2017).
Penjagaan super ketat di PN Kraksaan Probolinggo jelang sidang lanjutan kasus pembunuhan dengan terdakwa Dimas Kanjeng Taat Pribadi, Selasa (1/8/2017). (surya/galih lintartika)

Mereka tampak memeriksa ruang persidangan satu per satu. Mereka memastikan ruang persidangan ini steril dari benda yang berbahaya.

Bahkan, penjagaan di PN pun lebih diperketat. Masing-masing personel polisi dilengkapi dengan senjata.

Pengunjung PN Kraksaan Probolinggo diperiksa jelang sidang lanjutan kasus pembunuhan dengan terdakwa Dimas Kanjeng Taat Pribadi, Selasa (1/8/2017).
Pengunjung PN Kraksaan Probolinggo diperiksa jelang sidang lanjutan kasus pembunuhan dengan terdakwa Dimas Kanjeng Taat Pribadi, Selasa (1/8/2017). (surya/galih lintartika)

Setiap pengikut padepokan yang hendak masuk ke PN pun diperiksa.

Polisi memeriksa barang bawaan pengikut padepokan yang hendak memberikan support ke guru besarnya.

Polisi membuka tas, dan semua barang bawannya termasuk makanan.

Pengunjung PN Kraksaan Probolinggo diperiksa jelang sidang lanjutan kasus pembunuhan dengan terdakwa Dimas Kanjeng Taat Pribadi, Selasa (1/8/2017).
Pengunjung PN Kraksaan Probolinggo diperiksa jelang sidang lanjutan kasus pembunuhan dengan terdakwa Dimas Kanjeng Taat Pribadi, Selasa (1/8/2017). (surya/galih lintartika)

Ada beberapa barang yang dianggap membahayakan langsung diamankan polisi seperti korek api, dan masih banyak yang lainnya.

Halaman
12
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help