Surya/

Berita Surabaya

Ini Filosofi Catur bagi Jaksa Agung M Prasetyo

Olahraga catur itu mengajarkan bagaimana kita harus mengatur strategi dan taktik, untuk mengerahkan anggota," kata Jakas Agung M Prasettyo.

Ini Filosofi Catur bagi Jaksa Agung M Prasetyo
surya/dya ayu
M Prasetyo bermain catur melawan Grand Master (GM) terbaik Indonesia, Susanto Megaranto pada pembukaan Turnamen Catur Fide Internasional Piala Jaksa Agung di Gedung Kejati Jatim, Selasa (1/8/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Olahraga catur merupakan cabang olahraga semua kalangan. Tak terkecuali seorang Jaksa Agung M Prasetyo yang juga menggemari olahraga ini.

Dijumpai saat pembukaan Turnamen Catur Fide Internasional Piala Jaksa Agung di Gedung Kejati Jatim, Selasa (1/8/2017), M Prasetyo memperlihatkan kelihaiannya bermain catur.

Meski hanya bermain sebentar, M Prasetyo bisa menahan imbang (remis) Grand Master (GM) terbaik Indonesia, Susanto Megaranto.

Jaksa Agung mengatakan tujuan ajang catur ini  selain meningkatan prestasi olahraga catur juga memiliki filosofi bagi pekerjaannya dalam menegakkan hukum.

"Olahraga catur itu mengajarkan bagaimana kita harus mengatur strategi dan taktik, untuk mengerahkan anggota. Pion jangan dianggap enteng, meski kecil tapi banyak, bisa jadi benteng dan jadi apa saja tidak bisa dianggap remeh," kata M Prasetyo Jaksa Agung saat membuka acara, Selasa (1/8/2017).

Pihaknya berharap agar agenda serupa dapat kembali digelar setiap tahunnya.

"Harapan saya tahun depan harusnya tetap digelar sebab dengan turnamen ini dapat memberikan wadah bagi pecatur untuk meraih prestasi," jelasnya.

Turnamen Catur Fide Internasional Piala Jaksa Agung itu diikuti 264 peserta dari 4 negara, yakni Indonesia, Malaysia, Uzbekistan, dan Filipina,

"Tujuan ajang ini kami gelar dalam rangka hari Adhiaksa dan untuk menyambut hari kemerdekaan," ujar Kajati Jatim, Maruli Hutagalung.

Sebelumnya Maruli menerima sertifikasi FIDE Master. Perlu diketahui, Maruli juga merupakan master catur karena memiliki poin yang telah menembus batas poin 2300, organisasi catur dunia sebagai syarat mendapatkan gelar Fide Master.

Penulis: Dya Ayu
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help