Surya/
Grahadi

Beranda Grahadi

Gus Ipul Paparkan Potensi Jatim di Depan Peserta Sespimti Polri

Jatim adalah provinsi yang penduduknya terbanyak kedua di Indonesia,juga provinsi yang jumlah kabupaten/kotanya terbanyak di Indonesia. Oleh sebab itu

Gus Ipul Paparkan Potensi Jatim di Depan Peserta Sespimti Polri
ist/Humas Pemprov Jatim
Gus Ipul saat memaparkan potensi Jatim di depan perwakilan peserta didik Sekolah Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (1/8/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Wakil Gubernur Jatim Drs. H. Saifullah Yusuf (Gus Ipul), memaparkan potensi Jawa Timur di depan perwakilan peserta didik Sekolah Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri, yang sedang melakukan kegiatan Kuliah Kerja Dalam Negeri/KKDN ke Provinsi Jatim di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (1/8/2017).

"Jatim adalah provinsi yang penduduknya terbanyak kedua di Indonesia, juga provinsi yang jumlah kabupaten/kotanya terbanyak di Indonesia. Oleh sebab itu untuk mewujudkan masyarakat yang mandiri dan sejahtera, Pemprov Jatim menerapkan tiga strategi yakni reformasi birokrasi, infrastruktur dan pengembangan SDM," terang Gus Ipul sapaan akrab Wagub Jatim.

Ia menjelaskan, di bidang reformasi birokrasi metode yang digunakan merupakan perpaduan regulasi, SDM, teknologi informasi dan kontrol. Kemampuan SDM sangat dibutuhan untuk mendukung penerapan teknologi informasi, misalnya dalam perencanaan ada aplikasi Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPPD) dan saat pelaksanaan ada aplikasi SIKDA. Penerapan-penerapan aplikasi tersebut membutuhkan ketrampilan SDM yang harus memadai.

"Kontrol yang  diberikan pada kinerja pemerintah bisa dilakukan secara langsung dan tidak langsung melalui media massa," ungkap Gus Ipul.

Ia menambahkan, khusus untuk pengembangan SDM Pemprov Jatim fokus pada pendidikan dan kesehatan. Di sektor pendidikan diantaranya program pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar 9 tahun, pendidikan menengah dan pendidikan khusus. Sedangkan di sektor kesehatan diantaranya yakni penurunan AKI dan AKB, penurunan HIV dan peningkatan kualitas taman posyandu.

"Jika target pada bidang pendidikan dan kesehatan ini tercapai maka Indek pembangunan manusia (IPM) akan bisa meningkat, sehingga SDM makin produktif dan pertumbuhan ekonomi bisa tumbuh," tukas Gus Ipul.

Lebih lanjut Gus Ipul menyampaikan, untuk strategi pembiayaan pembangunan di Jatim berprinsip yang besar difasilitasi, segmen UMKM di stimulasi dan yang lemah di afirmasi. Menurut Gus Ipul UMKM perlu didukung dan diberi stimulus agar bisa terus berkembang, karena PDRB Jatim hamipr 54,98% ditopang oleh UMKM.

"Strategi tersebut perlu diterapkan di tengah lesunya perekonomian global, agar ekonomi tetap tumbuh," imbuh Gus Ipul.

Sementara itu, koordinator rombongan peserta didik Sespimti Polri Irjen Pol Wilmar Marpaung menyampaikan, peserta didik Sespimti Polri angkatan 26 diikuti oleh 61 perwira menengah yang terdiri dari 56 pamen Polri, dua orang Pamen TNI AD, dua orang Pamen TNI AL dan satu orang Pamen TNI AU. Tujuan pelaksanaan KKDN tersebut yakni agar para petinggi mendapat informasi sesuai data yang diterima, dan bisa dipraktekkan usai Sespimti.

"Untuk kegiatan kali ini kami fokuskan di perkembangan ekonomi dan dampaknya terhadao keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas)," urainya.

Halaman
12
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help