Kejahatan Dimas Kanjeng

BREAKING NEWS - Dimas Kanjeng Taat Pribadi Divonis Hukuman 18 Tahun Penjara

Dimas Kanjeng Taat Pribadi divonis Ketua Majelis Hakim Basuki Wiyono bersalah dan dijatuhi hukuman pidana 18 tahun penjara.

BREAKING NEWS - Dimas Kanjeng Taat Pribadi Divonis Hukuman 18 Tahun Penjara
surya/galih lintartika
Dimas Kanjeng Taat Pribadi saat menjalani sidang di PN Kraksaan Probolinggo, Selasa (1/8/2017). 

SURYA.co.id | PROBOLINGGO - Perjalanan kasus pembunuhan pengikut Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, Abdul Gani dengan terdakwa Taat Pribadi berakhir, Selasa (1/8/2017) siang.

Taat Pribadi divonis Ketua Majelis Hakim Basuki Wiyono bersalah dan dijatuhi hukuman pidana 18 tahun penjara saat menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Kraksaan.

Dia terbukti bersalah dan melanggar pasal 340 KUHP Jo pasal 55 KUHP atau pembunuhan berencana.

Vonis ini lebih ringan daripada tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Dalam sidang sebelumnya, JPU menuntut terdakwa hukuman pidana seumur hidup karena melanggar pasal 340 KUHP.

Dalam pembacaan vonis, hakim menolak nota pledoi yang diajukan taat Pribadi dan kuasa hukumnya.

Hakim menilai bahwa tidak ada fakta persidangan yang menyebutkan Taat tidak terlibat pembunuhan ini.

Sedangkan, dalam nota pledoi Taat menyebutkan tidak bersalah dan tidak ikut merencanakan pembunuhan itu.

Dalam pembacaan vonis, Basuki Wiyono menyampaikan beberapa fakta dan bukti di persidangan.

Menurutnya, Abdul Gani ini dianggap Taat Pribadi mencemarkan nama baik padepokan.

Halaman
12
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help