Surya/

Berita Banyuwangi

Dua Bupati Berprestasi Bertukar Pengalaman di Banyuwangi

Menurut Nurdin, perkembangan Banyuwangi dalam tujuh tahun terakhir ini sangat cepat.

Dua Bupati Berprestasi Bertukar Pengalaman di Banyuwangi
surya/haorrahman
Bapati Anas mendampingi Bupati Bupati Bantaeng Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah. 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Dua kepala daerah berprestasi, Bupati Bantaeng Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, bertemu di Pendopo Sabha Swagatha, Banyuwangi, Senin (31/7/2017).

Nurdin dan Anas sama-sama berkali-kali meraih pengharagaan tingkat nasional. Kedua bupati berprestasi di Indonesia ini, saling berbagi pengalaman dalam memimpin daerah masing-masing.

Kehadiran rombongan dari Bantaeng itu, untuk bersinergi dalam hal sistem pengelolaan keuangan daerah, terutama di tingkat desa.

Menurut Nurdin, Banyuwangi merupakan daerah yang banyak melakukan terobosan-terobosan dan inovasi. Beberapa inovasi seperti sistem pengelolaan keuangan daerah, perencanaan dan monitoring keuangan desa, bagi Nurdin menginspirasi daerahnya.

“Sistem yang memangkas mata rantai penyusunan dan pengawasan anggaran dengan menggunakan teknologi, khususnya di level desa, belum dilakukan di Bantaen. Tapi Banywuangi sudah melakukannya. Makanya kami akan ambil ini untuk diterapkan di sana agar masyarakat akan mudah mengaksesnya,” kata bupati yang juga Sekjen Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) itu.

Menurut Nurdin, perkembangan Banyuwangi dalam tujuh tahun terakhir ini sangat cepat. Dulu Banyuwangi hanya sebagai transit saja, tapi kini telah menjadi tujuan destinasi pariwisata di Indonesia.

"Pada 10 tahun lalu saya pernah ke Banyuwangi, masih belum apa-apa. Saat ini sudah sangat berubah. Itu yang membuat saya harus datang sendiri ke sini. Kedatangatan saya ini pun juga atas rujukan sejumlah kementerian yang merekomendasikan untuk belajar ke Banyuwangi,” kata Nurdin.

Nurdin datang ke Banyuwangi membawa 21 satuan Kerja Perangkat daerah (SKPD).

"Mereka akan di sini beberapa hari untuk belajar sejumlah terobosan yang dilakukan Banyuwangi, dan belum ada di Bantaeng. Seperti lounge pelayanan publik yang sangat nyaman di banyuwangi, setahu saya belum ada di daerah lain. Ini sangat bagus," kata Nurdin.

Bupati Anas mengatakan capaian Banyuwangi saat ini merupakan hasil kerja keras rakyat dan birokrasinya.

"Apa yang telah kita capai bagian dari kerja bareng rakyat. Kami hanya memotivasi saja. Karena konsep tersulit membangun daerah itu bagaimana mengubah perilaku masyarakat. Makanya, kita ajak mereka, ikut terlibat di setiap kebijakan yang kita terapkan,” kata Anas.

Dalam kesempatan itu, Anas berharapa kepada jajaran SKPD Banyuwangi untuk bisa belajar terobosan pembangunan yang telah dilakukan Bantaeng. Khususnya masalah kesehatan, yang menurut Anas program-program Bantaeng bisa diadopsi.

"Bantaeng ini sudah banyak dapat penghargaan. Kami tidak perlu malu untuk belajar, sama-sama saling menimba ilmu. Kesempatan ini harus kita manfaatkan, mumpung Bantaeng hadir di Banyuwangi," kata Anas.

Penulis: Haorrahman
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help