Surya/

Berita Lamongan

Dua Pria Ini Bersahabat Sejak SD dan Kompak Melakukan Hal yang Mengantar Mereka ke Bui

Bersahabat sejak duduk di bangku SD, pria ini justru mengajaknya untuk melakukan perbuatan ini.

Dua Pria Ini Bersahabat Sejak SD dan Kompak Melakukan Hal yang Mengantar Mereka ke Bui
surya/hanif manshuri
Sutrisno dan Sueb berikut barang bukti hasil curiannya saat digelar di ruang Sat Reskrim, Minggu (30/7/2017) 

SURYA.co.id | LAMONGAN - Tak punya biaya untuk sang istri yang hendak melahirkan, Sutrisno (30) nekat mencuri dua hand tractor yang ditaruh di tengah sawah.

Tak hanya itu, ia menggandeng sahabat lamanya sejak di Sekolah Dasar (SD), Sueb (31) untuk melakukan aksinya.

Namun sebelum barang curiannya terjual, Sutrisno sudah keburu diamankan polisi.

"Saya terpaksa, karena butuh untuk biaya istri mau melahirkan,"aku Sutrisno kepada SURYA.co.id, Minggu (30/7/2017).

Menurut Sutrisno, jelang proses kelahiran anaknya itu, ia sedang tidak memegang uang.

Karena terdesak, saat melihat 2 unit hand tractor di tengah sawah, terbersit keinginan untuk mencurinya.

Sutrisno teringat teman akrabnya saat sekolah di SD dan sekarang menjadi penjual buah, dan mengajaknya mencuri.

Sueb sendiri tanpa pikir panjang langsung menerima tawaran Sutrisno.

Merasa tidak ada kendaraan untuk mengangkut hand traktor, Sutrisno dan Sueb sepakat menyewa mobil Kijang nopol S 1168 N.

Saat mengambil mobil menggunakan sepeda motor milik Sueb nopol L 6408 LR.

Dua tersangka warga Kanoman Desa Wonokromo, Kecamatan Tikung ini lalu berangkat mencuri hand traktor dan 1 unit diesel di Desa Maor Kecamatan Kembangbahu, Kamis (27/7/2017) dini hari.

"Barangkali kalau berhasil dijual bisa untuk tambahan modal dagang buah,"ungkap Sueb.

Hilangnya alat pertanian milik petani itu milik dua korban, yakni Daim (59) warga Dusun Nggendeh Desa Tunggunjagir Kecamatan Mantup dan milik Joko Sampurno (49) Desa Maor Kecamatan Kembangbahu.

Wakapolres Lamongan, Kompol Arief Mukti Surya Adhi Sabhara menuturkan, dua tersangka ini memiliki persahatan yang abad, dari SD hingga masuk penjara nanti.

"Pengakuannya baru sekali mencuri. Akan kita kembangkan lagi,"kata Mukti.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help