Surya/

Berita Otomotif

Taksi Online Dongkrak Penjualan Xenia, Naik 21 Persen Tahun ini

Kepala Cabang Daihatsu Panglima Sudirman, Arief Budianto menyatakan penjualan Daihatsu Xenia pun mengalami kenaikan sebesar 21 persen.

Taksi Online Dongkrak Penjualan Xenia, Naik 21 Persen Tahun ini
surya/ist
Xenia

SURYA.co.id | SURABAYA - Tren taksi online yang membanjir di kota Surabaya menjadi salah satu pendorong peningkatan pasar Low Multi Purpose Vehicle (Low MPV) sebesar 11 persen.

Total pasar LMPV pada tahun lalu mencapai 1.548 unit per bulan menjadi 1.717 unit per bulan pada 2017.

Kepala Cabang Daihatsu Panglima Sudirman, Arief Budianto menyatakan penjualan Daihatsu Xenia pun mengalami kenaikan sebesar 21 persen.

"Angka ini salah satunya terdorong oleh maraknya penggunaan taksi online di Kota Pahlawan," kata Arief, di sela kegiatan Festival Kewirausahaan Astra 2017 di Grand City, pekan lalu.

Penjualan Daihatsu Xenia pun mengalami kenaikan dari 370 unit ke 447 unit perbulan pada 2017.

Pangsa pasar Daihatsu Xenia pun terkerek dari 23,39 persen merangsek ke 26,06 persen.

Daihatsu berada di posisi kedua untuk segmen LMPV. Di sisi lain, pangsa pasar Toyota Avanza justru stagnan diangka 34,52 persen dengan penjualan mencapai 535 unit perbulan.

"Harga Daihatsu Xenia memang lebih rendah dibandingkan kompetitor. Jadi, untuk driver taksi online lebih memilih yang murah serta DP (Down Payment) terjangkau," jelas Arif.

Penjualan Daihatsu pada Januari hingga Juni 2017 di Surabaya mencapai 7.779 unit. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 13 persen dibandingkan tahun ini.

Lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pasar otomotif di Surabaya mencapai 4 persen. Penopang utama penjualan Daihatsu masih berasal dari Daihatsu Xenia mencapai 2.684 unit.

Disusul Sigra dengan penjualan 1.719 unit, Ayla mencapai 1.226 unit, Pick Up sebesar 1.200 unit.

"Untuk penjualan LCGC mulai naik dengan adanya aturan pemerintah yang memperbolehkan LCGC digunakan untuk taksi online. Dengan harga dan DP lebih murah maka mereka mulai beralih ke LCGC," urainya.

Hanya saja pasar LCGC MPV di Surabaya sempat anjlok sebesar 13 persen. Pada 2016 pasar LCGC MPV mencapai 790 unit ke 687 unit perbulan.

Sedangkan penjualan Sigra mencapai 315 unit perbulan pada 2016, turun sebesar 9 persen ke angka 287 unit perbulan pada 2017. Sisanya diisi oleh Daihatsu Terios 298 unit maupun minibus.

"Untuk kelas SUV orang memang masih mementingkan model terbaru jadi kita agak drop penjualannya di segmen tersebut," tandas Arief.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help