Pilgub Jatim 2018

Beredar Banner Bergambar Gus Ipul-Kanang, begini Reaksi PDIP Jatim

"Saya sudah mengubungi beliau bedua. Dari hasil komunikasi, beliau berdua tidak mengetahui. Itu yang pasang memang relawan yang mendukung mereka."

Beredar Banner Bergambar Gus Ipul-Kanang, begini Reaksi PDIP Jatim
surya/bobby constantine koloway (Bobby)
Sri Untari 

SURYA.co.id | SURABAYA - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jatim angkat bicara perihal adanya sejumlah banner yang menampilkan dua figur yang akan diusung, Safullah Yusuf (Gus Ipul) dengan Budi Sulistyo (Kanang).

Menurut Sekretari DPD PDIP Jatim, Sri Untari, pemasangan banner tersebut tanpa sepengetahuan partai maupun kedua kandidat yang ada di gambar tersebut.

Tak hanya dari sejumlah media, Untari mengatakan dirinya mendapat informasi soal adanya banner tersebut dari sejumlah kader partai berlambang kepala Banteng tersebut.

"Banyak yang kirim foto kepada saya. Bukan hanya satu kabupaten saja, namun beberapa," ujar, Selasa (25/7/2017).

Pascalaporan tersebut, Untari langsung menghubungi kedua tokoh yang tampak pada banner ini.

"Saya sudah mengubungi beliau bedua. Dari hasil komunikasi, beliau berdua tidak mengetahui. Jadi, itu yang pasang memang relawan yang mendukung mereka," kata Untari.

Perempuan yang juga menjabat Ketua Fraksi PDIP DPRD Jatim ini mengaku tak mempermasalahkan adanya pemasangan banner tersebut. Sebatas, tak mencantumkan simbol partai di dalamnya.

"Malah bagus, bisa sekaligus sosialisasi kandidat. Kalau bisa pasang semuanya malah bagus. Namun, jangan ada identitas partai. Kalau ada, akan kami larang," ulas politisi asal Malang ini.

Pelarangan simbol partai tersebut disebabkan belum turunnya rekomendasi dari DPP soal nama kandidat yang direkomendasikan akan didukung pada pilkada mendatang.

"Mereka belum dipilih. Kan masih proses penjaringan. Tahapannya masih panjang," lanjutnya.

Senada dengan Untari, Wakil Ketua DPD PDIP Jatim, Bambang Juwono menegaskan seharusnya masing-masing calon menahan diri untuk tidak melakukan sosialisasi terlebih dahulu.

"Sebab, ini bisa multitafsir dan akan menimbulkan kebingungan kepada kader di daerah," kata Bambang di tempat terpisah.

"Alangkah baiknya kalau menunggu rekom terlebih dahulu. Kalau rekom turun, bukan hanya mereka saja, seluruh mesin partai juga akan turun untuk proses pemenangan mereka," pungkasnya.

Gus Ipul maupun Kanang mendaftar sebagai calon kepala daerah di DPD PDIP Jatim. Gus Ipul mendaftar sebagai calon gubernur, sedangkan Kanang maju sebagai calon wakil gubernur.

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved