Berita Magetan

Sopir Ngantuk, Avanza - Ayla Adu Moncong, Dua Pengedara Motor Kritis di Magetan

Warga Dusun Sidomulyo, Desa Luworo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, itu kedua kaki dan tangan kanannya patah tulang.

Sopir Ngantuk, Avanza - Ayla Adu Moncong, Dua Pengedara Motor Kritis di Magetan
surya/doni prasetyo
Motor kedua korban kritis masuk kolong mobil akibat kecelakaan, Miggu (23/7/2017). 

SURYA.co.id | MAGETAN - Gara-gara mengantuk, mobil avanza yang dikemudikan Sunyoto (42) warga Desa Rejomulyo RT3/RW2, Kecamatan Penekan, Kabupaten Magetan menghantam mobil Ayla dari arah berlawanan.

Akibanya, Anny pengendara motor di belakang mobil Ayla kritis, setelah motornya masuk kolong mobil.

Seorang lagi korban mengalami luka berat yakni Ernawati (26) Kakak Anny.

Warga Dusun Sidomulyo, Desa Luworo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, itu kedua kaki dan tangan kanannya patah tulang. Keduanya dilarikan ke RSUD dr Sayidiman, Magetan.

"Mobil hitam B 1959 LH yang datang dari arah Timur (Madiun), berjalan terlalu ke Kanan dan itu sudah terlihat dari arah timur,"kata Haji Slamet, seorang saksi mata, Minggu (23/7-2017).

Selain berjalan terlalu ke kanan, lanjut Slamet, kecepatan kendaraannya relatif kencang.

"Kecepatannya juga lumayan kencang, sekitar 60 kilometer per jam. Sehingga begitu berpapasan dengan mobil merah, yang datang dari arah berlawanan (Magetan), adu monyong pun tak bisa dihindari,"jelas Haji Slamet.

Tabrakan beruntun karena di belakang mobil Ayla ada sepeda motor yang ditumpangi kakak beradik Anny dan Ernawati langsung menabrak dari belakang mobil Ayla merah.

Komandan Pos Pasar Sayur, Resor Magetan Aiptu Momon membenarkan kejadian tersebut.

"Kita masih akan periksa Sunyoto sopir yang mengantuk itu. Benar, penyebab kecelakaan itu karena sopir mengemudikan mobil dalam keadaan mengantuk. Sehingga mobil cenderung melaju ke arah kanan Jalan,"kata Aiptu Momon.

Kedua korban disebut Momon, dalam kedua korban kritis di RSUD dr Sayidiman.

"Kami himbau kepada warga Kabupaten Magetan dan sekitar agar istirahat dulu bila mengantuk sebelum meneruskan perjalanan," pungkas Aiptu Momon.

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved