VIDEO - Karena Ulah Jambret, Kaki Gadis di Surabaya ini Diamputasi

Gadis kembar yang celaka usai dijambret di Jl Raya Babat Jerawat, Pakal, Surabaya, harus diamputasi kakinya. Beginilah kesedihan keluarganya...

SURABAYA.co.id | SURABAYA - Lastri, Bibi Andiana dan Andiani, gadis kembar korban jambret di Raya Babat Jerawat, Pakal, Surabaya, pingsan setiap mengingat nasib tragis yang dialami keponakannya.

Di depan ruang rawat inap IGD RS Dr. Soetomo Surabaya, Lastri menangis tersedu.

Isak tangisnya pecah usai melihat kondisi keponakannya, Andiana di ruang rawat inap.

Keponakannya tersebut mengalami patah kaki dan harus diamputasi.

Sebelumnya, kepada TribunJatim.com Lastri mengatakan kedua keponakannya ini telah ia anggap sebagai anak kandungnya sendiri.

Baca: Gadis Kembar Nekat Kejar Jambret, saat Beriringan Motornya Ditendang, Nasib Mereka. . .

"Mereka ini kan sudah ditinggal ibunya. Sudah ndak punya ibu. Saya bibinya, mbah nya, bapaknya, merawat dua anak ini," ujarnya sembari duduk di pelataran ruang tunggu rumah sakit.

Saat itu, dia didampingi Kasat Binmas Polrestabes Surabaya, AKBP Minarti menjenguk keponakannya.

Tangisnya pecah sembari mengingat kejadian yang dialami keponakannya, dua saudara kembar tersebut.

"Ya Allah.. anakku," ujarnya sembari terisak tangis dipelukan Kasat Binmas.

Penunggu pasien turut kaget saat melihat ibu berdaster putih loreng ini tergeletak lemas.

Nenek pasien juga turut terisak tangis.

Melihat kondisi saudaranya pingsan, berbondong-bondong penunggu pasien membantu memindahkan Lastri ke ruang tunggunya.

"Kalau ingat ya begini, nangis. pingsan," ujar Ruslie ayah korban.

Begini kondisi keluarga si kembar Andiana dan Andiani di RSUD Dr Soetomo.

Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help