Female

Program Diet, Konsumsi Nasi Sebaiknya pada Makan Siang

“Jika ditentukan pola makan tiga kali sehari, maka porsi kalori atau nasi diletakkan pada makan siang."

Program Diet, Konsumsi Nasi Sebaiknya pada Makan Siang
net
Ilustrasi 

SURYA.co.id | SURABAYA - Bagi penderita obesitas, tiga jenis diet itu sebenarnya bisa dipilih, sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan tubuh untuk menurunkan beratnya. Ketiga jenis diet itu hanya sedikit memasukkan porsi karbohidrat, namun dengan pola makan berbeda.

Ahli Gizi RS Husada Utama, Titik Jayanti AmdGz menjelaskan, dari ketiga jenis diet itu, diet karbohidrat adalah diet yang masih memperbolehkan porsi karbohidrat dengan jumlah sedikit atau proporsional.

“Jika ditentukan pola makan tiga kali sehari, maka porsi kalori atau nasi diletakkan pada makan siang. Jumlah kalori atau nasi adalah 3-4 sendok makan dari total porsi makan yang dikonsumsi,” terangnya.

Adapun pada sarapan dan makan malam, porsi kalori atau nasi ditiadakan. Porsi itu diganti dengan bahan makanan yang mengandung protein, vitamin dan serat tinggi, seperti daging, sayur mayur dan buah.

Hampir sama dengan diet karbo, diet ketogenik juga menjadwalkan porsi kalori hanya pada makan siang saja.

Namun, porsi kalori atau karbohidrat jauh lebih sedikit dari diet karbohidrat, atau hanya lima persen dari total porsi makan. Selebihnya, pada sarapan dan makan malam, penderita obesitas hanya mengonsumsi protein dan serat tinggi.

“Untuk diet keto memang harus tinggi protein dan serat,” ujarnya.

Sedangkan untuk diet buah-sayur, pada tiga kali makan dalam sehari, si penderita obesitas hanya makan buah-buahan dan sayur tanpa nasi.

Untuk buah, yang biasanya dikonsumsi adalah pisang, apel, dan pepaya.

“Kalau sayur yang digunakan adalah yang berdaun, seperti kangkung, sawi, atau bayam,” pungkasnya.

Penulis: Sudharma Adi
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved