Surya/

Single Focus

Ketua PHRI Jatim: Agar Bisnis Resto dan Café Rooftop Bertahan, Kuncinya Renovasi Tempat

“Itu juga yang memacu pengusaha untuk menciptakan kreativitas, membangun tempat bagus untuk ditawarkan ke pengunjung,” kata Sholeh.

Ketua PHRI Jatim: Agar Bisnis Resto dan Café Rooftop Bertahan, Kuncinya Renovasi Tempat
surya/sri handi lestari
Ketua DPD PHRI Jatim, M Soleh (tengah) 

SURYA.co.id | SURABAYA - Usaha di atap gedung atau rooftop memang banyak dilirik kalangan pengusaha.

Tak hanya berlomba menciptakan menu yang memanjakan lidah, saling bersaing menyediakan tempat yang comfy, cozy, dan menarik bagi pelanggan menjadi prioritas.

Ketua Perhimpunan dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Timur, M Sholeh, mengungkapkan, tren membuka tempat kongkow di atap gedung ini mulai digeluti sekitar lima tahun lalu.

“Salah satu pelopornya rooftop Citilites Skyclub and Bistro di lantai paling tinggi Hotel Java Paragon,” ucap Sholeh, Rabu (19/7/2017).

Saat ini, diakuinya, cukup banyak pengusaha yang tak mau kalah dan rooftop mulai menjadi happening di kalangan pencari tempat makan yang unik.

Menurut Sholeh, masyarakat banyak yang tertarik mengunjungi restoran dan café rooftop lantaran tren yang selalu berkembang.

Kini, banyak konsumen yang menginginkan suasana yang unik dan berbeda dengan yang lain.

“Itu juga yang memacu pengusaha untuk menciptakan kreativitas, membangun tempat bagus untuk ditawarkan ke pengunjung,” kata Sholeh.

Padahal, sebelumnya kebanyakan gedung hanya memakai bagian atap untuk gudang, membangun tower atau untuk tempat pengamanan.

Berdasarkan data PHRI Jawa Timur, setidaknya ada 10 tempat yang menyediakan tempat rooftop untuk kongkow.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help