Surya/

Road to Election

Ada Rumah Pintar Pemilu Tengger di Daerah Ini, Apa Saja Sih Fungsinya?

Ada Rumah Pintar Pemilu (RPP) Tengger yang baru diresmikan di Kabupaten Probolinggo. Apa aja sih fungsinya?

Ada Rumah Pintar Pemilu Tengger di Daerah Ini, Apa Saja Sih Fungsinya?
surya/galih lintartika
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Probolinggo meresmikan Rumah Pintar Pemilu (RPP) Tengger, Rabu (19/7/2017). 

SURYA.co.id | PROBOLINGGO - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Probolinggo meresmikan Rumah Pintar Pemilu (RPP) Tengger, Rabu (19/7/2017).

Peresmian ini ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Ketua KPU Provinsi Jawa Timur Eko Sasmito dan Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari didampingi Ketua KPU Kabupaten Probolinggo HM Zubaidi.

Ketua KPU Kabupaten Probolinggo HM Zubaidi mengungkapkan, RPP Tengger ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat dalam berdemokrasi untuk pemilu yang dinamis.

“Kami membuat RPP agar banyak yang mengetahui pentingnya berdemokrasi. Allhamdulillah, meski baru diresmikan, tetapi RPP Tengger ini mendapatkan respon apik dari masyarakat Kraksaan,” katanya.

Lebih lanjut, Zubaidi menjelaskan, selama ini yang sering berkunjung ke RPP adalah para pelajar.

Ke depan, ia berharap agar kegiatan ini tidak hanya dikunjungi pelajar.

Tetapi jajaran TNI/Polri serta parpol bisa mengunjungi RPP Tengger ini, termasuk semua elemen masyarakat yang memiliki latar belakang apapun.

"Tujuannya sih supaya pintar,cerdas serta paham perjalanan pemilu dari masa ke masa baik Pilbup, Pilgub, Pileg hingga Pilpres," terangnya.

Di dalam RPP Tengger ini, kata dia, ada tiga ruang dengan nuansa yang berbeda.

Meliputi nuansa Bromo (sejarah dan tahapan pemilu), Batik Rengganis (historis lokal berisi pemilu pilpres) dan Candi Jabung (permainan penyelenggara dan lain sebagainya).

"Kami siap memberikan informasi dalam bentuk apapun kepada siapapun yang berkunjung ke sini. saya akan buat mereka pintar sepulang dari sini," ungkapnya

Ketua KPU Provinsi Jawa Timur Eko Sasmito menambahkan, RPP merupakan program nasional dan pengembangannya diserahkan ke kabupaten/kota.

“Setidaknya ada visi dan misi yang bisa diwujudkan. Bagaimana RPP menjadi pusat pengembangan informasi terkait pemilu sehingga ada peningkatan tingkat partisipasi masyarakat,” katanya.

Eko Sasmito berpesan, KPU dituntut profesional dan harus melakukan tanggung jawab dan transparan.

“Keberhasilan tidak hanya bagaimana tahapan berjalan dengan baik. Tetapi kita harus clear dalam penggunaan anggaran,” pungkasnya.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help