Surya/

VIDEO - Demo Menolak Pembangunan di Alun-alun Gresik, Demonstran Terluka

Unjuk rasa menolak pembangunan alun-alun Gresik makan korban. Sejumlah demonstran terluka setelah ada insiden saling dorong dengan polisi & Satpol PP.

SURYA.co.id | GRESIK - Aksi unjuk rasa yang dilakukan Aliansi Forum Masyarakat Peduli Cagar Budaya Gresik (FMGPCB) di kantor Pemkab Gresik, Senin (17/7/2017) diwarnai kericuhan. 

Dalam aksi tersebut, terjadi aksi saling dorong antara demonstran dengan aparat kepolisian dan petugas Satpol PP. Akibatnya, pagar kantor Pemkab Gresik pun roboh. Selain itu, sejumlah pengunjuk rasa terluka. 

Di antaranya adalah Budi, demonstran dari organ Pengurus Cabang PMII, serta Abdul Wahab dari LSM MGPK  yang kakinya mengalami luka sobek karena tertimpa pagar besi yang roboh. 

Aksi saling dorong itu nekat dilakukan pengunjuk rasa yang kecewa karena sebelumnya gagal bertemu anggota dewan di Gedung DPRD Gresik. 

Baca: VIDEO - Unjuk Rasa Aliansi Forum Masyarakat Peduli Cagar Budaya Gresik Gagal Temui Wakil Rakyat

Karena gagal bertemu wakil rakyat, mereka long march ke kantor Pemkab dan meminta bertemu Bupati Sambari Halim Radianto. 

Saat berada di kantor Pemkab Gresik, pengunjuk rasa mendapat hadangan dari anggota Polres Gresik. Mereka juga gagal bertemu Sambari. Meski demikian, mereka tetap ditemui oleh Wakil Bupati M Qosim.

"Kita hanya ingin ketemu dengan Bapak Bupati Sambari selaku pemegang kebijakan pembangunan Alun-alun Gresik. Kenapa kami dihalang-halangi dengan menutup pagar. Bupati dipilih rakyat. Kenapa saat rakyat datang, pintu gerbang ditutup," kata Abdul Wahab, peserta aksi dalam orasinya.

Setelah terjadi aksi dorong itu, akhirnya beberapa perwakilan ditemui oleh Bupati Sambari. 

Punya aplikasi Telegram di Ponsel? ingin dapat kiriman info-info paling update dan menarik? Silakan bergabung di channel https://t.me/Harian_Surya

Penulis: Sugiyono
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help