Surya/

Berita Surabaya

Sungai di Romokalisari masih Mengandung Limbah Beracun, DLH bakal Lakukan Tindakan ini

"Intinya di sana kadar ph dan DO nya masih belum normal. Harusnya kalau ph di bawah tujuhlah."

Sungai di Romokalisari masih Mengandung Limbah Beracun, DLH bakal Lakukan Tindakan ini
surya/fatimatuz zahro
Petugas mengambil sample limbah beracun di lokasi pembuangan dekat rusun Romokalisari. 

Sejak hari Jumat, pihaknya mengaku baru mendapat laboratorium untuk pengujian limbah tersebut.

“Dua hari kami mencari tempat untuk menguji sampelnya. Akhirnya ada yang mau menguji yaitu di Laboratorium Fisika ITS dan Dinas Kesehatan,” ucapnya.

Banyak yang menolak untuk melakukan uji karena perusahaan pemilik cairan tidak jelas dan takut tidak bisa menganalisa.

“Baunya luar biasa. Saat di kantor saja, sampelnya dibuka botolnya baunya langsung menyeruak dan menyengat,” tandasnya.

Meski melakukan pengecekan setiap hari Musdik menyebutkan hasilnya masih belum diketahui, hasil lab baru akan keluar sekitar sepekan hingga dua pekan ke depan.

Di sisi lain Ketua Peguyuban Penghuni Rusun Romokalisari Heri Supriyanto mengatakan hingga saat ini kondisi bau menyengat masih terasa di kawsan sungai. Begitu juga sesekali kawasan rusun.

“Hari ini selain DLH Kota Surabaya juga ada dari Polda Jawa Timur yang melakukan pengambilan sampel berupa lumpur dari dasar sungai. Baunya masih sangat menyengat dan belum hilang padahal sampai saat ini penyemprotan oleh PMK masih dilakukan,” ucap Heri.

Hingga kini warga di sekitar rusun masih dilarang mengambil ikan, kerang, maupun kepiting dari sungai tersebut.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help