Surya/

Hukum Kriminal Surabaya

Sidang Pembunuhan Pembantu, Pelaku Seret Korban ke Kamar lalu Bersihkan Darahnya dengan 3 Handuk

Sesuai dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Deddy Arisandi SH, terdakwa menghabisi nyawa korban, Sabtu (1/4/2017) sekitar pukul 03.30 WIB.

Sidang Pembunuhan Pembantu, Pelaku Seret Korban ke Kamar lalu Bersihkan Darahnya dengan 3 Handuk
Surabaya.tribunnews.com/Anas Miftakhudin
foto ilustrasi persidangan. 

Vian berjalan mengendap-endap sembari mengeluarkan pisau dari tas ransel dan turun melalui tangga menuju lantai dasar. Begitu Tasri melihat ada orang aneh masuk dalam rumah, sontak kaget.

Terdakwa langsung memukul pipi kiri dan kanan korban hingga terjatuh di lantai. Tak hanya, itu, terdakwa langsung menggorok leher korban. Setelah dipastikan korban meninggal dunia, akhirnya diseret ke kamarnya dan darah yang tercecer dilap dengan tiga buah handuk.

"Setelah itu, terdakwa berjalan mondar-mandir untuk mencari air dan ditemukan dalam kulkas. Setelah itu terdakwa pergi," jelas JPU Deddy Arisandi.

Empat hari pascapembunuhan atau Rabu (4/4/2017), terdakwa ditangkap anggota Satreskrim Polrestabes Surabaya di rumah kos Jalan Tubanan Lama, Tandes.

Dalam kasus ini, terdakwa dijerat Pasal 340 KUHP dengan ancaman 20 tahun penjara atau hukuman mati.

Ketua Majelis Hakim, Yulisar SH akan melenjutkan sidang dengan agenda pembelaan dan pemeriksaan saksi pada pekan depan.

"Pak jaksa jangan lupa sidang lanjutan agar diagendakan," papar Yulisar SH.

Berikut simak videonya:

Penulis: Anas Miftakhudin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help