Surya/

Hukum Kriminal Surabaya

Sidang Pembunuhan Pembantu, Pelaku Seret Korban ke Kamar lalu Bersihkan Darahnya dengan 3 Handuk

Sesuai dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Deddy Arisandi SH, terdakwa menghabisi nyawa korban, Sabtu (1/4/2017) sekitar pukul 03.30 WIB.

Sidang Pembunuhan Pembantu, Pelaku Seret Korban ke Kamar lalu Bersihkan Darahnya dengan 3 Handuk
Surabaya.tribunnews.com/Anas Miftakhudin
foto ilustrasi persidangan. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pembunuhan sadis di Puncak Permai I yang dilakukan Vian Ahmad Fauzi, mulai disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (17/7/2017).

Terdakwa yang menggorok leher korban Tasri dengan pisau saat pembacaan dakwaan hanya menundukkan wajah.

Vian yang kelihatan sangar dan bengis saat terlihat di CCTV yang saat itu dikantongi polisi, terlihat tak berkutik saat duduk di kursi pesakitan.

Tubuh terdakwa terlihat kecil tidak segagah seperti saat menenteng pisau usai menghabisi nyawa Tasri.
Namun sorot mata Vian cukup tajam saat menatap lawan bicara.

Sesuai dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Deddy Arisandi SH, terdakwa menghabisi nyawa korban, Sabtu (1/4/2017) sekitar pukul 03.30 WIB.

Terdakwa saat itu berniat memasuki rumah Simon Raharjo Tansil, pemilik rumah. Is membawa sarung tangan kain warna hitam, tas ransel hitam berisi satu buah obeng dengan panjang 15 cm, satu set kunci pas dan sebilah pisau yang terdakwa ambil didalam warung milik Tosin.

Ia masuk rumah korban sekitar pukul 02.09 WIB dengan cara memanjat tembok dan melalui pintu halaman tengah yang kebetulan tidak terkunci lantas memanjat pohon untuk naik ke lantai 2 karena jendela di lantai 2 terkunci.

"Terdakwa memanjat tembok yang ada parabolanya untuk menuju lantai 3 kemudian membuka pintu yang menuju ke lantai 2 dengan menggunakan kunci dan obeng," ujar jaksa Deddy.

Setelah pintu terbuka terdakwa turun ke lantai 2 menggunakan tangga aluminium yang menempel di tembok menuju lantai 2 (tempat mencuci pakaian).

Setelah berada di lantai 2, terdakwa melihat keadaan melalui jendela kaca dan melihat Tasri yang sedang mengepel lantai.

Halaman
12
Penulis: Anas Miftakhudin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help