Surya/

Pemkot Surabaya

Setelah Ada Pemenang Lelang, Pekan Depan Proyek Mangkrak di Jemur Ngawinan Digarap

“Sudah ada pemenang lelangnya. Pekan depan mulai digarap,” ucap Samsul, Senin (17/7/2017).

Setelah Ada Pemenang Lelang, Pekan Depan Proyek Mangkrak di Jemur Ngawinan Digarap
surya/achmad zaimul haq
MANGKRAK - Proyek box culvert di Jemur Ngawinan yang mangkrak, Selasa (11/4). Proyek box culvert sepanjang 400 meter itu terpaksa dihentikan akhir tahun kemarin lantaran belum rampung 40 persen 

SURYA.CO.ID | SURABAYA – Proyek box culvert yang mangkrak di Jalan Jemur Ngawinan dijanjikan mulai digarap pekan depan. Adanya pemasangan bc culvert ini diharapkan bisa menambah kapasitas jalan dan melancarkan saluran air sungai.

Kepala Bidang Pematusan Dinas PU Bina Marag dan Pematusan Kota Surabaya Samsul Hariyadi mengatakan, proyek yang sempat lama tak laku itu akkhirnya didapatkan pemenangnya.

“Sudah ada pemenang lelangnya. Pekan depan mulai digarap,” ucap Samsul, Senin (17/7/2017).

Samsul menyebutkan sisa pengerjaan proyek ini kurang menutup sungai sepanjang 200 meter. Proyek iini akan melanjutkan sisa proyek tahun lalu senilai Rp 4 miliar untuk pemasangan saja.

Sebab untuk material box culvertnya sudah siap dan didatangkan di lokasi proyek dengan dana proyek sebelumnya. Sehingga penggarap proyek hanya perlu untuk memasang dan mengaplikasikan box culvert di sungai yang kini masih terbuka.

Lebih lanjut, disampaikan Samsul, pihaknya sudah mewanti pihak pengerja proyek untuk mempersiapkan teknik yang bisa mengatasi masalah teknis di lapangan. Sebagaiman diketahui, tahun lalu, proyek ini mangkrak karena sulitnya mengatasi penyumbatan saluran untuk memasang box.

“Untuk mengatasi permasalahan teknis itu nanti kisdamnya akan diubah menggunakan plat. Seperti pintu air,” ucap Samsul.

Kisdam berupa pintu air itu akan dipasang di dekat rel kereta api di frontage road Jalan Ahmad Yani sisi timur. Gunanya untuk menahan air dari ujung sungai agar tidak mengalir dulu ke lokasi proyek pemasangan box culvert.

Namun pemasangan ini dikatakan Samsul juga melihat kondisi di lapangan. Sebab saat ini di kawasan frontage road sisi barat juga ada pembangunan jembatan.

“Kita liat dulu, kayaknya karena ada pengerjaan jembatan di kawasan Dolog, harusnya air sudah tertahan di sana, sehingga pengerjaan box culvert di Jemur Ngawinan bisa lebih lancar,” ucapnya.

Pengerja proyek memiliki waktu enam bulan untuk menyelesaikan prroyek ini. Sebab dengan proyek senilai Rp 4 miliar tersebut harus selesai hingga akhir tahun atau tidak multiyears. Termasuk melakukan pengaspalan jalan di atas box culvert.

Hal senada disampaikan oleh Kepala Bidang Pengawasan Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya Ridho Wahab.

Ia menyebutkan proyek di Jalan Jemur Ngawinan ini memang sempat mengalami kendala yaitu musim hujan.

“Dengan adanya siasat untuk teknik pengerjaan, dan juga sekarang musim hujan, harapannya proyek bisa jalan tanpa kendala. Doanya semoga nggak kedatangan hujan, itu saja, supaya proyek cepat selesai dan masyarakat bisa memanfaatkan jalan,” ucapnnya.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help