Surya/

Citizen Reporter

Kebhinekaan Indonesia ala Adik SabangMerauke

siswa SMP ini terpilih dari berbagai daerah di Indonesia dan di Jakarta mereka belajar menerima perbedaan dari setiap peserta ...

Kebhinekaan Indonesia ala Adik SabangMerauke
pixabay
ilustrasi 

Reportase Moh Muhajir
Relawan SabangMerauke 2017 

15 PELAJAR SMP dari berbagai daerah yang tergabung dalam Adik SabangMerauke (ASM) 2017 mengikuti orientasi SabangMerauke, program pertukaran pelajar yang berlangsung di Jakarta, 15 Juni - 5 Agustus 2017. 

ASM, gerakan sosial untuk menanamkan nilai-nilai toleransi, pendidikan, dan keindonesiaan sudah lima tahun ini berjalan dengan program rutin tahunan pertukaran pelajar.

Dengan didampingi mentor atau kakak SabangMerauke (KSM) dari berbagai kampus di Jakarta, peserta orientasi SabangMerauke yang sudah lolos seleksi ini mengikuti berbagai materi orientasi, selama tiga minggu.

Di antaranya, mengunjungi Masjid Istiqlal, Pura Rawangun, gereja GBIP Sion, gereja Santa Maria de Fatima, dan Vihara Toa Se Bio.

Selain itu, adik dan kakak SabangMerauke juga akan melaksanakan kegiatan di LPDP Kemenkeu. Bersama mahasiswa penerima beasiswa LPDP diharapkan para ASM mendapat inspirasi untuk menempuh pendidikan setinggi mungkin.

Kegiatan orientasi yang berlangsung di gedung A lantai 3 Kemendikbud ini dibuka Kak Reynold Hamdani, Direktur SabangMerauke, yang berharap gerakan sosial SabangMerauke berjalan lancar dan adik-adik ASM bisa belajar banyak hal selama mengikuti program.

Di tempat yang sama, Kak Putri, salah satu perumus awal SabangMerauke mengharapkan kehadiran adik-adik dengan latar belakang berbeda-beda agar mereka bisa saling mengenal.

Di minggu kedua agenda SabangMerauke semakin menarik saat peserta berkunjung ke kantor BTPN dan Kementerian Tenaga Kerja.

Di kantor Kementerian Tenaga Kerja, peserta dialog dengan Menteri Tenaga Kerja Muhammad Hanif Dhakiri untuk belajar dan mendapatkan inspirasi  perjalanan hidup menaker mencapai pendidikan tinggi di tengah keterbatasan.

Sebelumnya, pada minggu pertama, peserta berkeliling di Podomoro University dan mengunjungi Museum Naskah Proklamasi untuk belajar sejarah dan perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia.

Editor: Tri Hatma Ningsih
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help