Surya/

Berita Ekonomi Bisnis

DR Property Bidik End User lewat Family Lounge dan Full Furniture

"Sebagian dari total unit yang kami siapkan sebanyak 514 unit do tower Arkadia, setinggi 42 lantai," jelas Yandi.

DR Property Bidik End User lewat Family Lounge dan Full Furniture
surya/sugiharto
Komisaris DR Property, Darmantedja (tengah) bersama Dirut Yandi Bagus Tedja (kiri) menjelaskan maket The Sukolilo Residences, Senin (17/7/2017). 

"Kami optimis konsumen dari pasar menengah ke atas untuk produk ini akan memberi respon positif. Apalagi ada penawaran 127 unit dengan harga Rp 573 juta per unit untuk cashnya," tandas Agus.

Sementara itu, dikutip dari kontan.co.id, pertumbuhan hunian vertikal di kota Surabaya cukup pesat. PT Colliers Internasional Indonesia, perusahaan konsultan properti, melansir jumlah apartemen strata-title baru di Surabaya akan terus meningkat hingga 2019.

Diperkirakan ada penambahan jumlah sekitar 28.640 unit dari 37 proyek baru. Associate Director Research Colliers, Ferry Salanto mengatakan, pasokan terbesar selama empat tahun ke depan akan muncul di daerah Surabaya Timur sebanyak 47 persen dan diikuti Surabaya Barat sekitar 36 persen.

"Adapun wilayah Surabaya Selatan dan Tengah hanya akan mendapatkan penambahan sekitar 5.000 unit dari 10 proyek yang akan dibangun," jelas Ferry.

Sebagai kota terbesar kedua di Indonesia, Surabaya memiliki pasar potensial, khususnya untuk subsektor properti dengan daya beli yang cukup tinggi. Surabaya punya banyak hal yang menjadi pemantik investor berbondongbondong datang.

Pertama, catchment area -nya luas. Kedua, kota Surabaya, sarat fasilitas dan kegiatan edukasi.

"Banyak perguruan tinggi level nasional dengan akreditasi A yang menarik mahasiswa dari seluruh Indonesia untuk belajar di sana," tambah Ferry.

Orang tua para mahasiswa tersebut lebih memilih membeli apartemen ketimbang landed . Karena dengan membeli apartemen, bisa dijadikan sebagai tempat tinggal anaknya pada saat bersekolah dan juga sekaligus sebagai instrumen investasi.

Faktor berikutnya adalah banyak komunitas nonformal yang demikian kuat eksistensinya. Mereka berbisnis besi, baja ringan, makanan olahan, dan lain-lain yang ingin menunjukkan pengaruhnya dengan membeli properti high profile di Surabaya.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help