Surya/

Bak Sekolah Laskar Pelangi, SD Negeri di Mojokerto ini Cuma Punya 7 Murid

Seperti sekolah Laskar Pelangi, SD negeri di Kabupaten Mojoerto ini cuma punya tujuh murid. Tahun ini pun jumlahnya tak bertambah..

Bak Sekolah Laskar Pelangi, SD Negeri di Mojokerto ini Cuma Punya 7 Murid
surabaya.tribunnews.com/Rorry Nurwawati
Suasana kelas di SDN Kesiman, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto yang hanya memiliki tujuh murid. 

"Belum ada pelajaran, cuma halal bihalal saja tadi. Lagian enak sepi begini, belajarnya bisa fokus," kata Muhammad Abi Aufa, siswa lainnya.

Bagi Abi, suasana sekolah yang sepi membuatnya lebih paham akan materi yang disampaikan oleh bapak/ibu guru di sekolah.

Namun tidak jarang, rasa bosan karena tidak ada teman dan penjual jajanan di sekolah kerap dirasakan.

"Kalau sekolah lain kan banyak penjual jajanan, kalau di sini jarang. Kalau jam istirahat dibuat main saja sama teman lainnya kalau tidak ya buat tiduran di dalam kelas," ceritanya.

Sekolah ini tidak mendapatkan peserta didik baru bukan karena bangunan sekolah yang jelek dan rusak, atau pun sistem belajar mengajar yang buruk. Akan tetapi karena para orangtua tidak menginginkan putra-putrinya belajar dalam kondisi sendirian atau tidak memiliki teman. Selain itu, adanya dua sekolah swasta baru membuat para orangtua lebih menarih kepercayaan untuk menyekolahkan anak-anaknya di sana.

"Setiap tahun kami membuka penerimaan peserta didik baru (PPDB), hanya saja tidak ada siswa baru yang masuk. Setiap orangtua murid setelah mengambil formulir selalu diurungkan niatnya ketika mengetahui kalau siswa baru hanya satu dan dua. Kami kan tidak bisa memaksa," kata Kepala SD Negeri Kesiman Wiyono.

Meskipun mendapatkan jatah pagu sebanyak satu rombel atau 28 siswa, rupanya tak mempengaruhi kondisi di SD Negeri Kesiman ini.

Wiyono pun berharap adanya penerapan zonasi di wilayahnya untuk sekolah dasar. Sehingga dengan begitu, ada pemerataan di setiap sekolah untuk menerima peserta didik baru.

"Untuk SD masih belum menerapkan sistem zonasi. Kalau diterapkan, ada kemungkinan pemerataan peserta didik baru sampai di SD Negeri Kesiman ini," harapnya. 

Penulis: Rorry Nurwawati
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help