Surya/

Berita Bisnis

Penjualan Mobil Stagnan, Astra Credit Companies Tak Naikkan Target

ACC belum berani merevisi target pembiayaan hingga akhir tahun, yang masih sama dengan tahun 2016, yaitu Rp 27,5 triliun.

Penjualan Mobil Stagnan, Astra Credit Companies Tak Naikkan Target
surya/sri handi lestarie
CEO Astra Credit Company (ACC) Jodhana Jodi (tengah) saat hadir dalam perayaan HUT ke 35 ACC di Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Industri pembiayaan di semester I tahun 2017 ini, tercatat mengalami tumbuh dibanding periode yang sama tahun 2016.

Hal itu meningkatkan optimisme perusahaan untuk meningkatkan kinerjanya di semester II.

"Ada pertumbuhan pembiayaan di kami pada semester I tahun 2017 ini. Tumbuh sekitar 7 persen," jelas Jodhana Jody, CEO PT Astra Credit Companies (ACC), saat ditemui di Surabaya, Minggu (16/7/2017).

Pertumbuhan 7 persen secara nasional itu masih disebut pertumbuhan yang tipis.

Hal ini membuat ACC belum berani merevisi target pembiayaan hingga akhir tahun, yang masih sama dengan tahun 2016, yaitu Rp 27,5 triliun.

Sementara hingga akhir Juni 2017, ACC sudah mencatatkan pembiayaan hingga Rp 14,3 triliun.

"Sebenarnya dengan capaian semester I, ditambah kinerja maksimal di semester II kami optimistis bisa lebihi target dan hasil tahun 2016 lalu. Tapi dengan menggunakan data penjualan mobil yang stagnan, kami belum revisi target," tambah Jodhana, yang hadir di Surabaya dalam kegiatan perayaan hari ulang tahun ACC yang ke 35.

Saat ini, sekitar 65 persen ACC melakukan pembiayaan pada pembelian mobil baru.

Kemudian pembiayaan pembelian mobil bekas sebesar 18 persen, kredit multiguna sebesar 12 persen, dan dalam dua tahun terakhir membuka pembiayaan KPR dengan skema pembayaran bertahap bersama pengembang.

"Saat ini memang yang tumbuh cukup besar adalah pembiayaan multiguna. Namun komposisinya belum menggeser mobil baru maupun mobil bekas," lanjut Jodhana.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help