Surya/

Daya Tarik Bandara Blimbingsari nan Hijau dan Hemat Energi Milik Banyuwangi

Bandara Blimbingsari di Banyuwangi adalah bandara yang terbilang muda di Indonesia. Namun bandara ini sudah menarik perhatian dunia penerbangan..

Daya Tarik Bandara Blimbingsari nan Hijau dan Hemat Energi Milik Banyuwangi
surabaya.tribunnews.com/Haorrahman
Bangunan utama Bandara Blimbingsari yang mengadopsi rumah tradisional masyarakat suku Using. 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Meski terbilang baru, namun Bandara Blimbingsari di Kabupaten Banyuwangi telah membuat bangga publik di sana. 

Kebanggaan publik di Bumi Blambangan itu disebabkan karena bandara ini memiliki keunikan yang sulit ditemui di bandara lain. Tak heran, bandara ini pun memantik perhatian besar bagi dunia penerbangan di Indonesia. 

Beberapa keunikannya, adalah konsep hijau atau green yang ditawarkan, konsep arsitektur, hingga kemampuannya untuk menghemat energi.  

Menilik sejarahnya, pantas disebut apabila bandara Blimbingsari telah menginspirasi tentang bagaimana keberanian, inovasi, dan kerja keroyokan, mampu memberikan sejarah tersendiri.

Sejarah pertama ditorehkan, saat bandara yang terletak di Desa Blimbingsari, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi itu resmi dibuka pada 29 Desember 2010. Pembukaan ini ditandai penerbangan komersial perdana, oleh Sky Aviation, dengan pesawat Grand Carravan.

Tidak seperti bandara perintis lainnya yang melakukan subsidi APBD pada maskapai penerbangan, Bandara Banyuwangi dibangun tanpa subsidi.

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas bahkan sempat ragu apakah penerbangan ini nantinya akan berlanjut, atau hanya sekadar bertahan beberapa bulan saja. Mengingat saat itu, pasar belum terbentuk di Banyuwangi.

"Saat itu saya sempat tidak yakin, apakah penerbangan akan terus berlanjut. Apalagi kami non subsidi APBD pada maskapai," kata Anas.

Pada 2 Mei 2011, Sky Aviation melakukan penerbangan perdana dengan pesawat Fokker-50. Diikuti kemudian oleh Merpati Airlines yang terbang perdana pada 24 Agustus 2011. 

Selanjutnya, maskapai-maskapai lain tertarik untuk membuka rute ke Banyuwangi. Wings Air, membuka rute Surabaya-Banyuwangi dan sebaliknya pada 20 September 2012. Garuda Indonesia akhirnya juga masuk ke Banyuwangi, pada 1 Mei 2014.

Halaman
1234
Penulis: Haorrahman
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help