Surya/

Pilgub Jatim 2018

Nasdem Jatim Tidak Buka Pendaftaran Bacagub-Bacawagub

Saat ini kami melakukan survei untuk mengetahui potensi masing-masing calon. Mana yang tertinggi, tentu beliau yang berpeluang akan kami dukung.

Nasdem Jatim Tidak Buka Pendaftaran Bacagub-Bacawagub
bobby koloway
Ketua DPW Nasdem Jatim, Rendra Kresna, di Surabaya, Sabtu (15/7/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Jatim tak akan membuka pendaftaran jelang Pilkada 2018 mendatang. Sebab, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) telah merekomendasikan DPW agar memilih satu di antara dua figur yang kini telah mengemuka. Yakni, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Khofifah Indar Parawansa.

Berdasarkan penjelasan ketua DPW Nasdem, Rendra Kresna, kedua nama tersebut juga memiliki kedekatan dengan pihaknya.

"Tak ada pendaftaran. Sebab, kami telah memiliki calon. Yakni, Ibu Khofifah dan Bapak Saifullah Yusuf," jelas Rendra pada acara Halal bi Halal di Surabaya, Sabtu (15/7/2017).

Nantinya, dari dua nama ini, DPW akan memutuskan mendukung salah satu calon yang paling sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan. Yakni, memiliki elektabilitas tinggi yang dibuktukan dengan hasil survei serta sesuai dengan garis kehendak partai.

"Saat ini kami melakukan survei untuk mengetahui potensi masing-masing calon. Mana yang tertinggi, tentu beliau yang berpeluang akan kami dukung. Meskipun di sisi lain, calon ini juga harus sepakat dengan ideolegi partai kami," ujar pria yang juga menjabat Bupati Kabupaten Malang ini.

Tak cukup di situ, bakal kandidat gubernur yang direkomendasi oleh partai besutan Surya Paloh ini juga didorong untuk menerima usulan wakil dari Nasdem. Menurut Rendra, pihaknya telah mengusulkan nama mantan Bupati Probolinggo, Hasan Aminuddin.

"Kualitas Pak Hasan, khususnya di wilayah timur, sudah tersohor. Tentu, ini berpeluang untuk menggaet suara dari sana. Namun, karena kami hanya memiliki empat kursi di DPRD Jatim, tentu syarat tersebut tak mengikat," lanjutnya.

Nasdem sebelumnya telah melakukan pembicaraan secara formal dengan Gus Ipul, maupun partai pengusungnya, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Meskipun demikian, pertemuan yang berlangsung awal Juni lalu tersebut belum memutuskan kesepakatan apapun, termasuk kemungkinan untuk berkoalisi. 

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help