Surya/

Berita Surabaya

Kalimasadha Akan Gelar Halal Bihalal Nasional, ini Tokoh-tokoh yang Diundang

Acara akan berlangsung di depan Kantor SWH Center, di Jalan Imam Bonjol 78 Surabaya.

Kalimasadha Akan Gelar Halal Bihalal Nasional, ini Tokoh-tokoh yang Diundang
surya/bobby koloway
Ketua Yayasan Kalimasadha Nusantara (YKN) Jawa Timur, Yusuf Husni (kiri), memberikan penjelasan kepada wartawan, Jumat (14/7/2017). 

SURYA.co.id I SURABAYA – Yayasan Kalimasadha Nusantara (YKN) berencana menggelar halal bihalal berskala nasional pekan depan.

Mengundang sejumlah tokoh daerah hingga nasional, pertemuan yang berlangsung masih dalam suasana lebaran tersebut bertujuan untuk merefleksi semangat persatuan yang digagas presiden RI Pertama, Soekarno, di tahun 1948 silam.

Ketua Yayasan Kalimasadha Nusantara (YKN) Jawa Timur, Yusuf Husni, mengatakan  saat ini suasana masyarakat baik daerah maupun nasional tengah memanas.

Satu di antara penyebabnya diakibatkan pilkada DKI Jakarta lalu.

"Memanasnya iklim politik ini mengakibatkan timbulnya masalah yang kompleks. Kami melihat, hal ini belum selesai dan akan terus berlangsung. Mengingat, dua tahun lagi akan berlangsung pemilu. Puncaknya memanasnya akan terjadi disana," kata pria yang akrab disapa Cak Ucup tersebut kepada wartawan, Jumat (14/7/2017).

Jatim, sebagai barometer kemajuan berpolitik di wilayah Indonesia Timur, seharusnya bisa ikut andil dalam meminimalisir dampak negatif tersebut.

Di antaranya, dengan tetap menjaga persatuan meski akan menghadapi pilkada pada tahun depan.

Semangat inilah, yang menurut Cak Ucup, menjadi alasan pihaknya membuat acara halal bihalal sekaligus temu nasioal.

Pada acara yang berlangsung Rabu (19/7/2017) mendatang tersebut, Cak Ucup ingin merefleksi semangat persatuan yang digagas oleh Bung Karno 69 tahun silam.

Acara akan berlangsung di depan Kantor SWH Center, di Jalan Imam Bonjol 78 Surabaya.

Acara ini akan mengundang MH Ainun Najib, BangBang Wetan dan Kiai Kanjeng sebagai pengisi acara utama. Tak hanya itu, sejumlah tokoh nasional pun direncanakan hadir.

Mulai dari tokoh parpol, ormas, hingga kandidat bakal calon kepala daerah direncanakan datang pada acara yang berlangsung malam hari ini.

Bagi YKN, terang Cak Ucup, kebhinekaan adalah warisan dari pendiri bangsa yang tetap harus dirawat dan dirajut sebagai pondasi kekuatan Bangsa Indonesia. Karena itu, kegaduhan akibat dinamika ideologi, politik, ekonomi, sosial dan budaya yang terjadi akhir-akhir ini tidak merembet ke Surabaya atau pun Jawa Timur.

“Semua elemen bangsa harus saling menghalalkan kesalahan-kesalahan yang terjadi sebelumnya dengan kedepankan kepentingan NKRI,” tutupnya.

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help