Surya/
Home »

Bisnis

» Makro

Berita Bisnis

Sektor Industri Pengolahan Dorong Indikator Realisasi Kegiatan Usaha Naik 20,22 Persen

Memasuki triwulan III-2017, ekspektasi pelaku usaha terhadap aktivitas ekonomi diperkirakan masih bertumbuh.

Sektor Industri Pengolahan Dorong Indikator Realisasi Kegiatan Usaha Naik 20,22 Persen
surya/sri handi lestarie
Aktivitas salah satu pabrik di pengolahan kayu di kawasan Mojokerto. Industri pengolahan menjadi salah satu indikator membaiknya persepsi pelaku usaha di Jatim yang disurvey oleh BI KPw Jatim. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Persepsi pelaku usaha terhadap kinerja dunia usaha meningkat pada triwulan II tahun 2017 ini.

Hal itu berdasarkan dengan hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU), yang dilakukan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Jatim, sebagaimana optimisme pelaku usaha terhadap Indikator Realisasi Kegiatan Usaha yang tercatat positif sebesar 20,22 persen.

"Indikator Realisasi Kegiatan Usaha yang tercatat positif sebesar 20,22 persen itu didorong oleh aktifitas sektor Industri Pengolahan dan sektor Perdagangan, Hotel, & Restoran (PHR)," kata Herawanto, Kepala Group, BI KPw Jatim, Jumat (14/7/2017).

Lebih lanjut, Herawanto menyebutkan, bila hasil itu, menunjukkan jumlah pelaku usaha di Jatim yang mencatatkan kenaikan kinerja pada triwulan laporan lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya.

Dari sisi sektoral, optimisme pelaku usaha terhadap peningkatan realisasi kinerja dunia usaha sektoral tertinggi di sektor PHR, diikuti dengan sektor Industri Pengolahan.

"Meningkatnya kinerja kedua sektor utama dipengaruhi oleh faktor musiman yaitu momen Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1438 H yang mendorong naiknya permintaan domestik," lanjut Herawanto.

Selain itu, peningkatan kinerja sektor industri pengolahan sejalan dengan nilai Prompt Manufacturing Index SKDU triwulan II tahun 2017 yang berada pada level ekspansi, terindikasi dari meningkatnya kapasitas produksi dari 71,36 persen menjadi 78,48 persen didorong oleh naiknya kapasitas produksi hampir dari seluruh sektor.

Kapasitas sektor utama juga terpantau meningkat, pada sektor pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan, dan perikanan mencatat peningkatan sebesar 5,66 poin menjadi 72,28 persen dan sektor industri pengolahan terpantau naik 2,95 poin menjadi 75,43 persen.

"Kondisi ini sejalan dengan indikator realisasi tenaga kerja tercatat mengalami kenaikan pada triwulan laporan," tambahnya.

Di sisi lain, peningkatan kinerja dunia usaha pada triwulan II-2017 tidak langsung direspon oleh pelaku usaha dengan menaikkan harga jual.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help