Surya/

Lapor Cak

Pembangungan Proyek akibatkan Pedestrian Rusak

Pemandangan yang sama juga tampak terjadi di pedestrian di depan proyek bangunan di FR sisi timur A Yani dan Jl Margorejo Indah.

Pembangungan Proyek akibatkan Pedestrian Rusak
surya/fatkhul alami
Pedestrian di FR sisi timur Jl A Yani Surabaya yang rusak akibat adanya pengerjaan proyek bangunan. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Banyaknya proyek pembangunan hotel, apartemen dan gedung di tepi jalan protokol di Surabaya membuat dampak kerusakan pedestrian. Kini banyak pedestrian yang pecah, mengelupas atau pecah keramiknya.

Kerusakan pedestrian di Kota Pahlawan akibat adanya proyek gedung-gedung pencakar langit, bisa terlihat di Froantage Roade (FR) sisi timur Jl A Yani, Jl Margorejo Indah, Jl Basuki rahmat, dan Jl Embong Malang.

Seperti pedestrian di Jl Basuki Rahmat dan Jl Embong Malang, kerusakannya berupa keramik yang pecah dan ambles. Kurusakan tepat terjadi di dpan pintu masuk proyek yang sedang dikerjakan.

Pemandangan yang sama juga tampak terjadi di pedestrian di depan proyek bangunan di FR sisi timur A Yani dan Jl Margorejo Indah.

"Pedestriannya jadi rusak, tegal pecah-pecah dan ada yang lepas dari pemasangan. Untuk jalan memang masih bisa dilewati, tapi jadi terganggu dan tak nyaman," sebut Indra, karyawan toko di Jl Embong Malang, Jumat (14/7/2017).

Menurut Indra, kerusakan bisa semakin luas karena ada beberapa keramik yang sudah mulai retak-retak. Kerusakan pedestrian ini diyakini akibat adanya aktivitas keluar masuknya kendaraan yang membawa material proyek.

"Kendaraan pembawa material biasanya besar dan mutanya banyak. Akibatnya, pedesrian tidak kuat dan pecah," ucap Indra.

Pria yang tingal di Tambaksari Surabaya ini mengaku, dirinya melihat pedestrian rusak tidak hanya di Jl Embong Malang. Di tempat lainnya juga ada kerusakan, terutama pedestrian yang di sekitarnya ada aktivitas proyek.

Hariyanto juga menyayangkan banyaknya pedestrian di Surabaya yang rusak lantaran adanya aktivitas pembangunan proyek. Warga yang tingdal di Wonocolo ini berharap, pelaksana proyek bertanggung jawab dan segera memperbaiki kerusakan.

"Jangan sampai tidak diperbaiki begitu proyek selesai. Harus ada bentuk pertangungjawabnya," harap Hariyanto.

Selain itu, Hariyanto meminta, Pemkot Surabaya melakukan pengawasan secara ketat terhadap pelaku atau pelaskana proyek yang sudah membuat rusak pedestrian. Karena pedestrian yang membangun itu Pemkot Surabaya untuk memudahkan bagi pejalan kaki.

Penulis: Fatkhul Alami
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help