Surya/

Citizen Reporter

Bagaimana Telur Bisa Terasa Asin?

sepertinya sepele, tapi bagi anak-anak sekolah dasar ini menjadi persoalan besar saat mereka penasaran bagaimana bisa telur bebek terasa asin?

Bagaimana Telur Bisa Terasa Asin?
istimewa
telur asin 

Reportase Lailatus Djakiyah S.Pd
Guru SD TPI Gedangan

WAHYU, salah satu siswa  SD TPI Gedangan kelas 4, bingung bagaimana bisa telur berasa asin?

Berawal dari pertanyaan Wahyu inilah, guru kelas 4 SD TPI Gedangan berinisiatif melakukan praktik pembuatan telur asin bersama 24 siswa kelas 4, awal Mei 2017 silam.

Para siswa sangat antusias mengikutinya. Bahan dasar membuat telur asin pun disiapkan. Ada batu bata, garam dan telur bebek. Tugas pun dibagi. Setiap siswa membawa 2 butir telur bebek.

Sementara, Gilang lantang menawarkan, “Saya saja Bu yang membawa batu bata.”

Gilang pun diinstruksikan untuk membawa batu bata yang sudah dihaluskan menjadi serbuk. Tugas ini dilakukan Gilang dibantu tiga teman yang lain, Alif, Firza, dan Ramdani.

Senin (8/5) pada jam pelajaran ketiga, para siswa sudah tak sabar praktik membuat telur asin. 24 Siswa dibagi menjadi tiga kelompok dengan setiap kelompok beranggota delapan siswa.

Mereka bersemangat mencampur serbuk batu bata, air, dan garam sampai menjadi adonan yang baik.

Setelah itu adonan dibalurkan ke telur, baru kemudian terlu dimasukkan ke dalam wadah tanah liat.

Mengapa harus memakai wadah tanah liat? Karena wadah dari tanah liat sanggup menyerap air yang keluar dari adonan batu bata.

Berbeda bila baluran telur ditempatkan di wadah plastik karena plastik tak bisa menyerap air dan malah menjadikan adonan lembek.

Butuh waktu tujuh hari untuk menyimpan telur hingga bisa dipanen pada Senin (15/5). Setiap siswa membuka adonan telur satu per satu dan kemudian mencucinya serta mengukus kurang telur selama waktu 30 menit.

Nah, akhirnya rasa penasaran Wahyu dan siswa lainnya terjawab juga,

“Bu, besok kita buat tape singkong ya?” ujar Qonita.

Nah... Lewat praktik yang mudah dan menyenangkan ternyata para siswa bisa belajar wirausahawan sedari dini.

Editor: Tri Hatma Ningsih
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help