Surya/

Berita Gresik

Demi Anak Bangsa, Sejumlah Perusahaan di Gresik Patungan Bangun Gedung PAUD

Direktur Keuangan PG Pardiman, mengatakan bahwa pendidikan merupakan aset penting untuk kemajuan bangsa.

Demi Anak Bangsa, Sejumlah Perusahaan di Gresik Patungan Bangun Gedung PAUD
surya/sugiyono
PAUD - Direktur Keuangan PT PG Pardiman (tengah) meletakkan batu pertama untuk gedung PAUD, Kamis (13/7/2017). 

SURYA.co.id | GRESIK - Demi mencerdaskan anak usia dini beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Gresik gotong royong membangun gedung untuk pendidikan anak usia dini (PAUD). Gedung itu dibangun di Desa Roomo, Kecamatan Manyar.

Program yang dikemas dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) BUMN total biaya pembangunan mencapai Rp 400 juta.

Rincian iurannya yaitu PT Petrokimia Gresik (PG) sebesar Rp 200 juta, PT Pupuk Indonesia (PI) Energi sebesar Rp 100 juta, dan PT Pembangunan Perumahan ( PP ) Persero Rp 100 juta.

Direktur Keuangan PG Pardiman, mengatakan bahwa pendidikan merupakan aset penting untuk kemajuan bangsa. Salah satunya program PAUD yang merupakan jenjang pendidikan sebelum pendidikan taman kanak-kanak (TK) dan memasuki pendidikan dasar usia 0-6 tahun.

Untuk itu, sebagai bentuk dukungan terhadap kemajuan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat sekitar perusahaan, khususnya di Desa Roomo, PG turut berkontribusi dalam pembangunan PAUD bersama dengan perusahaan BUMN lain.

“Gedung PAUD bisa jadi wadah anak usia dini, khususnya di Desa Roomogar anak-anak bisa tumbuh dan berkembang dengan lebih baik lagi, sehingga lebih siap memasuki jenjang pendidikan selanjutnya,” ujar Pardiman.

Lebih lanjut Pardiman menyebutkan bahwa PAUD memiliki peran penting dalam pembentukan kecerdasan anak. Hal itu berdasarkan sejumlah penelitian, tingkat kecerdasan orang dewasa dimulai ketika masih berusia dini.

Sehingga pendidikan usia dini merupakan saat kritis dimana perkembangan anak pada periode ini berpengaruh terhadap perkembangan periode selanjutnya hingga mencapai usia dewasa.

“Program PAUD berperan dalam pembentukan karakter anak melalui pendidikan agama maupun kearifan budaya lokal,” katanya.

Penulis: Sugiyono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help