Surya/

Road to Election

Siap Saingi Gus Ipul, Ini Taktik yang Dijalankan Nurhayati

Nurhayati Ali Assegaf, Bacagub yang diusung partai Demokrat, mengaku tak gentar melawan Gus Ipul yang punya elektabilitas tinggi di Pilgub Jatim.

Siap Saingi Gus Ipul, Ini Taktik yang Dijalankan Nurhayati
surabaya.tribunnews.com/Bobby Constantine Koloway
Bacagub Demokrat, Nurhayati Ali Assegaf (ketiga dari kiri), mengambil formulir pendaftaran di gedung DPD Demokrat Jatim, Rabu (12/7/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Bakal Calon Gubernur (Bacagub) Jatim, Nurhayati Ali Assegaf mengatakan bahwa dirinya siap berkompetisi dengan kandidat lain yang mendaftar di partainya, Demokrat.

Termasuk, menghadapi bacagub yang saat ini masih menjabat Wakil Gubernur Jatim, Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

Sekadar diketahui, Gus Ipul telah terlebih dahulu mendaftar di partai berlambang mercy tersebut sejak 1 Juni 2017 silam. 

Saat itu, Gus Ipul datang dengan diantar fungsionaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jatim.

Tak bisa dipungkiri, elektabilitas dan popularitas Gus Ipul berdasarkan hasil survei yang dirilis beberapa lembaga masih mengungguli beberapa kandidat lain hingga saat ini. Bahkan, Gus Ipul sering menjadi kandidat dengan elektabilitas tertinggi.

Menanggapi hal tersebut, Nurhayati mengaku tak gentar. Sebagai anggota DPR RI yang terpilih selama tiga periode berturut-turut, Wakil Ketua DPP Demokrat ini cukup optimis memiliki basis massa yang kuat.

"Hingga saat ini, basis dukungan saya di daerah, khususnya Malang Raya terus menguat," ujarnya di sela hari pertama pendaftaran bacagub Jatim di DPD Demokrat Jatim, Rabu (12/7/2017).

Tak hanya di daerah asalnya, anggota Komisi 1 DPR RI ini juga mengatakan telah mengunjungi seluruh kabupaten maupun kota di Jawa Timur.

"Kami menyebutnya sebagai "belanja masalah". Kami ingin melihat masalah yang ada di masyarakat dan mencarikan solusinya," ujar politisi lulusan Universitas Gajah Mada ini.

Pada sosialisasi yang dilakukannya tersebut, Nurhayati mengaku mendapat antusiasme cukup tinggi dari rakyat. Sehingga, ia pun optimistis dapat menyaingi kepopuleran bacagub yang telah beredar terlebih dahulu, termasuk Gus Ipul.

Ia berujar, komitmennya untuk terjun sebagai bacagub ini bukan untuk mencari kekuasaan. Namun, ia menawarkan konsep "melayani rakyat".

"Karena melayani, maka kita yang harus terjun ke masyarakat. Rakyat rindu dengan pemimpin yang mau terjun ke bawah, menyerap semua aspirasi rakyatnya. Itulah komitmen saya agar bisa membawa rakyat Jatim lebih sejahtera," pungkas alumnus Harvard Kennedy School Excutive Education ini.

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help