Surya/

Road to Election

Setelah Khofifah dan Gus Ipul, Kini Giliran Nyalla Mendapat Dukungan Dari Gerindra Jatim

Nama La Nyalla Matalitti menjadi salah satu alternatif yang tampaknya bakal diusung Gerindra pada Pilkada Jatim 2018 mendatang.

Setelah Khofifah dan Gus Ipul, Kini Giliran Nyalla Mendapat Dukungan Dari Gerindra Jatim
surya/sri handi lestari
Ketua Kadin Jawa Timur, La Nyalla Mahmud Mattalitti. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Jatim hingga kini belum menentukan bakal calon gubernur yang akan didukung oleh partainya.

Meskipun demikian, partai berlambang kepala garuda ini terus memunculkan sosok baru yang akan didukung pada pilkada tahun depan tersebut.

Terbaru, DPD Gerindra mengaku kepincut dengan sosok Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim, La Nyalla Mattalitti.

Sebagaimana diketahui, pria yang akrab disapa Nyalla ini memang menjelaskan komitmennya untuk ikut bertarung pada pilkada mendatang.

Ketertarikan ini disampaikan oleh Wakil Ketua DPD Gerindra Jatim, Abdul Malik.

Malik mengatakan, ia sangat mengapresiasi keseriusan Nyalla dalam melakukan sosialisasi ke tiap daerah. Di antaranya dengan mengunjungi beberapa kiai di Jawa Timur.

"Memang sebelum mendeklarasikan diri sebagai calon gubernur, kandidat harus turun ke masyarakat. Selain sebagai strategi politik, langkah ini juga cukup positif untuk merumuskan berbagai program kerja," ucap Malik kepada Surya, Rabu (12/7/2017) di Surabaya.

Nyalla memang kerap menyapa tokoh masyarakat maupun kiai di Jawa Timur. Misalnya, kala ia menerima kunjungan dari pimpinan Pondok Pesantren Syekh Abdul Qodir Al-Jailani, Kraksaan, Probolinggo, KH Abdul Hafid Aminuddin awal Juli lalu di kantor Kadin Jatim.

Nyalla juga menghadiri acara Haul Al Habib Syekh bin Achmad bin Abdulloj Bafaqih di kawasan Pesarean Agung Sentono Botoputih, Surabaya awal bulan lalu. Nyalla juga pernah menghadiri pengajian akbar bersama KH Achmad Muzakki di Jember, Jatim, pekan lalu.

Menurut Pembina Kongres Advokat Indonesia (LBH-KAI) Jatim ini, dengan terjun ke daerah, bukan hanya berpotensi menaikkan popularitas Nyalla, juga mempermuda kerja partai.

"DPC-DPC tak perlu susah-susah dalam memperkenalkan calon," jelas Malik.

Selain Nyalla, ada dua figur lain yang juga pernah disebut di internal Gerindra akan didukung pada pilkada mendatang. Yakni, Khofifah Indar Parawansa hingga Saifullah Yusuf (Gus Ipul). Bahkan, khusus untuk Khofifah, juga telah muncul skenario untuk menduetkan Menteri Sosial RI ini dengan ketua DPD Gerindra Jatim, Soepriyatno.

Menanggapi hal ini, Malik mengaku partainya terbuka untuk semua calon. "Gerindra berkomitmen untuk menolak ide calon tunggal. Kami optimis akan membuat poros baru di luar nama yang ada saat ini," jelas Kabiro Hukum Pemuda Pusura ini. 

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help