Surya/

Citizen Reporter

Nikmatnya Tergulung Kopi Sengulung

lantaran dijajakan dalam rombong keliling di alun-alun Trenggalek, kopi Senggulung atau kopi mubeng khas Trenggalek ini memiliki sesuatu yang khas ..

Nikmatnya Tergulung Kopi Sengulung
pixabay
ilustrasi 

Reportase Bagus Rachmad Saputra
Mahasiswa Jurusan Administrasi di Universitas Negeri Malang

INDONESIA surga bagi berbagai jenis kopi bermutu bagus. Sebut di antaranya kopi Aceh Gayo, Toraja, atau Kintamani Bali. Setiap daerah juga memiliki jenis kopi yang diberi nama sesuai dengan kearifan lokal masing-masing daerah.

Salah satunya adalah kopi Sengulung khas Trenggalek yang dikenal karena memiliki citarasa yang berbeda dari kopi jenis lainnya. Selain, memiliki sedikit rasa asam saat diminum.

Kopi Senggulung sendiri ditanam pada ketinggian 950 meter. “Kopi Sengulung ini kopi khas Trenggelek yang memiliki citarasa sedikit asam," ujar Rifki, barista kopi yang menjajakan kopi dengan cara berkeliling di sekitar Alun-alun Kota Trenggalek.

Penyajian kopi Sengulung sendiri dapat disesuaikan dengan selera penikmatnya, mau dengan cara disaring atau kopi tubruk.

Sensasi ketika menikmati kopi sengulung ini juga terasa dimana rasa asam kopi begitu pekat sehingga membuat badan mampu terjaga dan menghangatkan badan di malam hari.

Jika ingin menikmati kopi Sengulung ini ketika singgah ke Kota Trenggalek, langsung saja menuju ke sekitar alun-alun Kota Trenggalek. Kedai keliling kopi Senggulung atau kopi mubeng ini hanya buka pada malam hari saja.

Sila menyesap kenikmatan sensasi kopi Sengulung sembari belajar mengenal jenis kopi lokal Trenggalek.

Editor: Tri Hatma Ningsih
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help