Surya/

Jelang Pilgub Jatim 2018

Hasil Survei SSC: Gus Ipul Unggul Elektabilitas, Khofifah Paling Populer

Untuk kepopuleran, misalnya, Khofifah justru menempati peringkat pertama dengan 90 persen.

Hasil Survei SSC: Gus Ipul Unggul Elektabilitas, Khofifah Paling Populer
surya/bobby constantine koloway (Bobby)
Peneliti Senior Surabaya Survei Centre, M Edy Marzuki, menjelaskan hasil survei lembaganya, Rabu (12/7/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Surabaya Survei Center (SSC) telah merilis hasil terbarunya, Rabu (12/7/2017). Masih sama seperti hasil survei beberapa lembaga sebelumnya, Bacagub Saifulla Yusuf masih di peringkat tertinggi, bahkan dalam berbagai simulasi jumlah kandidat.

Misalnya simulasi pilkada diikuti 24 kandidat. Gus Ipul memimpin dengan dukungan publik sebesar 26,6 persen. Disusul Tri Rismaharini dengan 24,1 persen, Khofifah Indar Parawansa mendapat dukungan 16,8 persen, dan Abdullah Azwar Anas mendapat 5,5 persen dukungan.

Menyusul di bawahnya ada La Nyalla M Mattalitti dengan 4,4 persen dukungan dan Mahfud MD meraih 2,2 persen dukungan.

Pun dengan simulasi 5 kandidat. Lagi-lagi Gus Ipul memimpin dengan 28,60. Sedangkan peringkat berikutnya secara berturut-turut ada nama Risma (26,40 persen), Khofifah (21,50 persen), Azwar Anas (5,30 persen), dan Nylla dengan 4,70 persen.

Pada simulasi 4 kandidat, Gus Ipul juga memimpin dengan 30 persen. Perolehan ini sedikit lebih unggul di atas Risma (28,20 persen) dan Khofifah (22,50 persen), serta Azwar Anas (6,30 persen).

Gus Ipul juga memimpin pada simulasi pilkada apabila tiga kandidat saja. Pria yang masih menjabat Wakil Gubernur Jatim ini mendapat 32 persen. Lalu Risma di peringkat kedua dengan 30,40 persen dan Khofifah di peringkat ketiga 22,50 persen.

Menurut Direktur SSC, Mochtar W Oetomo, tingginya angka Elektabilitas Gus Ipul tersebut dipengaruhi oleh tingkat kepuasan masyarakat terhadap Gus Ipul. Yang mana, untuk tingkat kepuasan atas kinerja wakil Gubernur Jatim ini mencapai 49,40 persen.

Meski masih berada di bawah tingkat kepuasan masyarakat terhadap Gubernur Jatim, Soekarwo yang mencapai 65,80 persen.

Meskipun elektabilitas Gus Ipul cukup tinggi, namun hal tersebut belum menjadi jaminan untuk menang. Sebab, prosentase pemilih yang akan mengubah pilihannya (swing voters) masih cukup tinggi. Bahkan mencapai 48,40 persen. Apalagi, sebanyak 28 persen pemilih juga belum menentukan pilihan.

"Potensi kemenangan Gus Ipul belum tertutup. Peringkat tersebut masih berpeluang digeser mengingat masih sangat tingginya swing votters dan undecided votters," ujar Mochtar di lokasi.

Menariknya, meski unggul dalam hal elektabilitas, nyatanya Gus Ipul justru tergusur dalam hal popularitas dan akseptabilitas.

Untuk kepopuleran, misalnya, Khofifah justru menempati peringkat pertama dengan 90 persen.

Sedang  Gus Ipul berada di peringkat kedua dengan 84,60 persen dan Risma di peringkat ketiga (79,80 persen).

Sedangkan untuk akseptabilitas, justru Risma berada di peringkat pertama dengan 75,80 persen. Lalu ada Gus Ipul dengan 75,80 persen dan Risma di peringkat ketiga dengan 67,90 persen.

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help