Surya/

Lapor Cak

Duh, Tempat Parkir di Pengadilan Negeri Surabaya Bikin Lalu Lintas Semrawut

Kompleks PN Surabaya tidak memiliki tempat parkir yang cukup luas untuk menampung kendaraan. Akibatnya, tiap hari kemacetan terjadi di sana.

Duh, Tempat Parkir di Pengadilan Negeri Surabaya Bikin Lalu Lintas Semrawut
surabaya.tribunnews.com/Fatkhul Alami
Deretan kendaraan memenuhi jalanan di seputar Gedung Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Para pengunjung PN tidak bisa memarkir kendaraan di area dalam gedung. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pengadilan Negeri (PN) Surabaya saat ini tidak memperbolehkan pengunjung memarkir kendaraan di dalam kompleks pengadilan. 

Pengunjung harus parkir di luar gedung, yakni Jl Argopuro dan Jl Anjasmoro.

Dampaknya, setiap hari di Jl Argopuro dan Jl Anjasmoro, jumlah kendaraan yang parkir membludak. 

Para pemilik mobil tidak hanya parkir di satu sisi, tapi dua sisi kanan dan kiri dipakai untuk parkir.

Lantaran dijubeli mobil dan motor, jalan menjadi sempit dan sulit untuk lewat kendaraan yang mau melintas.

Lantaran Jl Argopuro dan Jl Anjasmoro dijubeli kendaraan, tidak sedikit juga kendaraan yang nekad parkir di depan Gedung PN Jl Arjuna meski sudah ada rambu dilarang parkir.

"Sudah menjadi pemandangan setiap hari banyak kendaraan yang parkir di sekitaran Gedung PN, karena mobil dan motor pengunjung tidak boleh masuk ke halaman PN," kata Abdulah, salah satu karyawan toko di ruko Jl Anjarsmoro, Rabu (12/7/2017).

Untuk parkir, para pengendara mobil akan dikenai tarif Rp 5 ribu dan motor Rp 2 ribu. Para juru parkir setiap hari kerja keras mengatur dan menjaga kendaraan. Baik di Jl Argopuro, Jl Anjasmoro dan Jl Arjuno.

Abdulah mengaku, di jalan seputaran PN menjadi terganggu lantaran dipakai sebagai tempat parkir. Pengendara harus hati-hati saat melintas karena jalan sempit dan tidak jarang macet.

"Sepertinya masyarakat sekarang sudah terbiasa, semuga gangguan lalu lintasnya tidak makin parah," harapnya.

Rudi, salah satu pengunjung PN Surabaya mengaku, sempat kesulitan parkir mobil ketika hendak berkunjung ke PN, Rabu (12/7/2017).

Seharusnya PN memiliki tempat parkir, tapi memang halamannya sudah sempit, jadi harus parkir di luar.

"Agak lama untuk parkir kendaraan, karena jalan sudah penuh mobil lainnya yang juga parkir," aku Rudi.

Warga asal Surabaya ini mengaku tidak mempermasalahkan tarif parkir, yang penting kendaraan milik dirinya dan para pengunjung PN lainnya bisa aman. Karena banyak kendaraan yang harus dijaga oleh juru parkir setiap harinya. 

Penulis: Fatkhul Alami
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help