Surya/

Road to Election

PWNU Jatim Minta Kader NU Tidak Saling Menjatuhkan

Tokoh PWNU Jatim mendadak meminta agar kader-kader NU tidak saling menjatuhkan. Lho kok? ada apa memangnya?

PWNU Jatim Minta Kader NU Tidak Saling Menjatuhkan
ist
ilustrasi 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sekretaris PWNU Jawa Timur, Prof Dr Ahmad Muzaki meminta seluruh kader NU bisa tetap bersatu dalam berbagai jabatan. Kader potensial NU yang kini duduk di jabatan strategis diminta berbagi peran dan tidak saling berebut kepentingan.

Pernyataan ini disampaikan Prof Muzaki menanggapi pernyataan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin yang sebelumnya meminta warga NU dan seluruh kadernya untuk bersatu khususnya menghadapi proses pemilihan gubernur di Jawa Timur.

"Cak Imin sedang ingin berbicara di internal keluarga sendiri yakni NU. Coba lihat bagaimana sinergi NU jika bersatu dan ini yang harus dijaga," kata Prof Muzaki kepada Surya, Selasa (11/7/2017).

Menurut dia, jika bicara NU maka di situ ada kepentingan bangsa karena peran dan kontribusi NU yang cukup besar. Apalagi jika dikaitkan dengan Jawa Timur, maka apapun yang terjadi pasti akan berimbas pada NU.

"NU tidak bisa dilepaskan dari Jatim, kalau Jatim terganggu maka kepentingan sebagian Indonesia khususnya Indonesia timur juga terganggu," kata dia.

Sebagai organisasi besar, NU selama ini juga memiliki banyak kader yang cukup baik. Para kader ini diharapkan bisa terdistribusi dengan baik pada kepemimpinan di berbagai tingkatan.

Jangan sampai di tingkat tertentu terjadi perebutan kekuasaan antar kader. Padahal banyak peran yang bisa ditempati para kader NU. "NU memiliki SDM yang harus teredistribusi dengan baik ke semua lini," ujarnya.

Distribusi kader, sangat penting disamping juga persatuan para kader harus dilakukan. Karenannya, khusus menghadapi proses pemilihan gubernur di Jawa Timur, Prof Muzaki berharap seluruh kader NU bisa bersatu.

Seperti diketahui, pada pilkada mendatang NU telah merekomendasikan dukungan kepada Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

"Dawuh Kiai Sepuh yang sudah bersatu menjatuhkan pilihan (dalam Pilgub Jatim) harus didengar. Ini kearifan lokal bagi NU dan bentuk ketakdziman bagi para santri dan bagi kader terbaik NU," kata dia.

Prof Muzaki sadar jika politik di Jawa Timur sangatlah penting sehingga akan banyak benturan antar kader. Karenanya, PWNU juga berkepentingan untuk menjaga keutuhan NU agar para kader dan santri terbaiknya tidak saling berhadap-hadapan. 

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help