Surya/

Tekno

Penjualan Smartphone Seri Menengah Menurun, Bagaimana di Kelas Premium dan Kelas Bawah?

Momen lebaran 2017 yang bersamaan dengan momen libur panjang, berdampak terhadap penjualan perangkat ponsel.

Penjualan Smartphone Seri Menengah Menurun, Bagaimana di Kelas Premium dan Kelas Bawah?
surabaya.tribunnews.com/Sugiharto
Pameran dan penjualan produk smartphone premium LG, menjadi salah satu segmen yang bertahan di tengah kondisi pasar smartphone yang menurun di tahun 2017 ini. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Momen Lebaran dan Liburan yang bersamaan di bulan Juni dan Juli 2017, tidak hanya berimbas pada penjualan produk retail saja. Produk smartphone yang biasanya pasca Lebaran mengalami peningkatan penjualan, dalam dua minggu awal Juli ini masih stagnan.

Herry SW, pengamat gadget, mengatakan saat ini trend liburan dan lebaram bukan lagi untuk menghabiskan uang.

"Menurut saya, lebih karena pada rentang waktu bersamaan banyak pengeluaran sih. Mulai dari Lebaran hingga sekolah. Penjualan smartphone tetap ada, tapi memang menurun," kata Herry, Selasa (11/7/2017).

Penjualan smartphone yang masih ada, lanjut Herry, saat ini yang dicari adalah yang berada di kisran harga Rp 1 jutaan.

Sementara untuk ponsel segmen premium, menurut pria yang akrab disapa koh Herry ini, misalnya iPhone, Samsung seri S, tidak terpengaruh.

"Yang terasa banget turun di rentang harga Rp 2 juta sampai Rp 4 jutaan," tambahnya.

Sementara yang low masih ada penjualan, meski terasa ada penurunan, bagi mereka yang butuh ponsel tetap beli. Sementara yang premium tetap stabil karena daya beli segmen tersebut pada dasarnya memang tinggi.

"Liburan dan Lebaran buat mereka bukan pengeluaran yang bikin kehabisan duit," lanjut Koh Herry.

Sementara itu, dalam rilis yang dikirimkan Selasa (11/7/2017), LG Electronics (LG) mengumumkan smartphone terbarunya, LG Q6 di Korea Selatan.

Seri ini diklaim akan menjadi smartphone kelas menengah pertama perusahaan tersebut yang menawarkan tampilan FullVision yang sebelumnya terdapat di LG G6.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help