Surya/

Berita Banyuwangi

Pemuda Swadaya Membuat Jembatan Kayu Sepanjang 500 Meter di Hutan Mangrove Panorama Kili-Kili

Para anak muda dan remaja Tegalpare, membuat destinasi wisata konservasi Mangrove, Panorama Kili-Kili.

Pemuda Swadaya Membuat Jembatan Kayu Sepanjang 500 Meter di Hutan Mangrove Panorama Kili-Kili
surya/haorrahman
Panorama Kili-Kili destinasi wisata mangrove yang dikelola oleh anak-anak muda Dusun Tegalpare. 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Berkembangnya pariwisata Banyuwangi, mendorong rakyatnya untuk berlomba-lomba membuat destinasi wisata baru.

Anak-anak muda Banyuwangi, tergugah untuk mengoptimalkan potensi wisata di daerahnya.

Seperti di Dusun Tegalpare, Desa Ringin Putih, Kecamatan Muncar, Banyuwangi.

Para anak muda dan remaja Tegalpare, membuat destinasi wisata konservasi Mangrove, Panorama Kili-Kili.

Bahkan secara swadaya dengan bimbingan Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Banyuwangi, mereka membuat jembatan kayu sepanjang setengah kilometer di dalam hutan mangrove.

"Ini murni swadaya masyarakat setempat. Mereka terdorong untuk mengoptimalkan potensi wisata daerahnya," kata Kepala Disperipangan Hary Cahyo Purnomo, saat meresmikan destinasi wisata Panorama Kili-Kili, Selasa (11/7/2017).

Panorama Kili-Kili merupakan wisata edukasi konservasi mangrove.

Letaknya di Pantai Telukpangpang Muncar, sekitar satu jam perjalanan dari Kota Banyuwangi.

Di hutan mangrove ini, terdapat banyak satwa, seperti burung bangau putih dan jalak, serta satwa laut seperti kepiting, pari, udang, dan kerang.

Pengunjung diajak menikmati indahnya nuansa hutan mangrove melalui jembatan setapak yang terbuat dari kayu.

Halaman
123
Penulis: Haorrahman
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help