Surya/

Citizen Reporter

Mencuri Rahasia Sukses Bisnis Sandiaga Uno

sebelum menjadi pengusaha sukses, Sandiaga Uno juga mengalami jatuh bangun menjalankan bisnis tanpa mempersiapkan rencana alternatif..

Mencuri Rahasia Sukses Bisnis Sandiaga Uno
istimewa
ilustrasi 

Reportase Ni'matul Mazidah
Alumnus Universitas Muhammadiyah Surabaya/Team Support di Enciety Business Consult

USAHA kecil dan menengah (UKM) mendominasi 60 persen ekonomi Indonesia, namun belum menjadi tulang punggung karena nilai tambah UKM masih sangat rendah. Agar UKM dapat naik kelas, perlu meningkatkan kapasitasnya, mengadopsi teknologi, menjadi pemain di industri digital, dan bukan sekadar menjadi konsumen.

Jika Ramadan dan Lebaran menjadi momentum bagi para pelaku UKM menawarkan produknya sehingga dapat meningkatkan penjualan. Bulan syawal yang belum sepenuhnya berlalu, penting bagi para pelaku UKM mencari momen dan produk apa yang ramai dicari konsumen.

Di ajang ngaji bisnis pada paro Juni 2017 lalu itu hadir pengusaha Sandiaga Uno yang berbagi kiat bisnis. Sandiago mengakui, kesalahan terbesarnya adalah tak mempersiapkan diri untuk menjadi pengusaha.

Itu karena ia berpikir akan selalu menjadi eksekutif yang menerima gaji tiap bulannya dan segala kebutuhannya telah terpenuhi. Padahal, lanjutnya, pengusaha itu harusnya by design, bukan karena accident. Ia tak menduga ada krisis yang memicu pemecatan.

Namun ia meyakini semua ada hikmahnya dan seolah Allah mengirim pesan untuk jangan terus berada di zona nyaman.

Menyimak peta dunia usaha Indonesia dengan populasi umat Islam sebesar 85 persen namun kontribusinya di bawah 5 persen membuat gap semakin menganga lebar. Lapangan kerja semakin sulit didapat, terutama lapangan kerja berkualitas.

"Kita perlu belajar berwirausaha dari Rasulullah yang sebelum menjalankan kenabian secara utuh beliau merupakan pebisnis ulung," contohnya.

Adalah Saratoga Investama Sedaya, perusahaan investasi yang dibangun Sandiago dari tiga karyawan, bertumbuh sewaktu ia tinggal dan telah membuka lapangan kerja bagi 50.000 karyawan di seluruh dunia.

Sandiago mengingatkan peserta ngaji bisnis agar bekerja keras, cerdas, tuntas, dan ikhlas jika ingin sukses. Selain ikhtiar dunia, perlu juga dilakukan ikhtiar langit, seperti salat dhuha dan qiyamul lail yang harus dilakukan sepenuh hati.

"Selain bermanfaat bagi diri sendiri, juga berguna bagi orang banyak, akan dapat bernilai ibadah sehingga mendapat ridha Allah," putusnya.

Editor: Tri Hatma Ningsih
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help