Berita Sumenep Madura

BREAKING NEWS - Sekkab Sumenep Mendadak Mengundurkan Diri, Ada Apa?  

" Hehehe.. Saya mohon maaf dan mulai besok sudah tidak ngantor, termasuk juga kami sekeluarga akan meninggalkan rumah dinas," katanya.

BREAKING NEWS - Sekkab Sumenep Mendadak Mengundurkan Diri, Ada Apa?   
surya/moh rivai
Hadi Soetarto

SURYA.co.id | SUMENEP- Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Sumenep, Hadi Soetarto, mendadak mengundurkan diri jabatannya. Padahal sehari sebelumnya Sekda Atok begitu panggilan akrabnya, masih masuk kantor seperti biasanga dan memimpin rapat staf dengan sejumlah pimpinan SKPD di lingkungan Pemkab Sumenep

 Pengunduran diri Sekda Atok yang mulai menjabat pada 8 Maret 2013 lalu itu, terhitung mulai Rabu (12/7/2017) sangat mengejutkan, karena masa akhir jabatan Sekda masih bulan Juli 2018 mendatang, atau masih satu tahun seharusnya masa jabatan sebagai orang nomor tiga di lingkungan Pamkab Sumenep.

 
" Jangankan kepada PNS di lingkungan Pemkab, sejumlah ajudannya banyak yang terkejut dan baru tahu Selasa sore tadi," kata PNS Sekretariat Pemkab yang tak mau namanya dikorankan.

 Tak heran jika sejak mengetahui kabar mundurnya Sekda Atok, terlihat sejumlah  PNS di sekretaria Pemkab Sumenep meneteskan air mata, dan terheran-heran dengan keputusan Atok sangat mengejutkan bawahannya. Tidak hanya itu saja, ternyata Sekda kelahiran Pamekasan ini telah juga mengemasi semua barang-barang milik pribadinya yang sehari sebelumnya masih tertata rapi di ruang kerjanya.

 Mantan Kepala Bappeda ini, saat dihubungi via telepon selulernya dan ditanyakan soal kebenaran pengunduran dirinya, sempat mengelak bahkan tertawa, namun akhirnya mengakui jika mulai Rabu (12/7/2017) dia sudah tidak masuk kantor. Bahkan juga mulai Rabu itu, ia dan keluarganya sudah dipastikan akan meninggalkan rumah dinasnya di Jalan Imam Bonjol, Sumenep. 

" Hehehe.. Saya mohon maaf dan mulai besok sudah tidak ngantor, termasuk juga kami sekeluarga akan meninggalkan rumah dinas," katanya, Selasa (11/7/2017).

Dalam beberapa pernyataannya, Sekda mengakui bukan serta merta mundur, akan tetapi karena dia mengaku capek dan akan mengambil masa MPP karena Juli 2018 sudah memasuki pensiun. " Mengajukan perpanjangan kan tidak boleh, tapi kalau kita mengajukan pensiun dini, bisa. Saya juga rindu kehidupan kampus yang sudah lima tahun terakhir ini saya tinggalkan," lanjutnya.

Sedangkan jabatan Sekda Atok saat ini diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt), yang dijabat Kepala Inspektorat Pemkab Sumenep, R Moh Idris.

Sementara, isu yang berkembang di luar, Sekda Atok memang sudah mengajukan pengunduran dirinya sebelum bulan Ramadlan kemarin, namun belum diterima. Tetapi baru terealisir setelah lebaran Idul Fitri 1438 H.

Tetapi ada kabar juga Sekda mundur karena terkait hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang seharusnya mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), justru malah banyak temuan hingga mencapai Rp 6,7 miliar.

Penulis: Moh Rivai
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help